Radarbadung.jawapos.com- Seorang pedagang perempuan berusia 64 tahun menjadi korban penjambretan saat mempersiapkan dagangan di warung miliknya di Desa Dalung, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Kamis (5/3/2026) sekitar pukul 04.53 WITA.
Pelaku yang datang seorang diri menggunakan sepeda motor berhasil merampas kalung emas korban sebelum melarikan diri.
Korban yang bernama Siti Juariyah, warga asal Banyuwangi Jawa Timur, sedang menata ikan segar di Warung Bu Riska di Jalan Pandu, Banjar Dukuh, ketika kejadian terjadi.
Saat itu, situasi sekitar lokasi masih sepi karena belum masuk jam aktivitas masyarakat ramai.
"Benar, telah terjadi dugaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan atau jambret," ujar PS Kasubsipenmas Sihumas Polres Badung, Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti, saat dikonfirmasi.
Baca Juga: Breaking News! Terungkap Identitas Korban Mutilasi di Gianyar, Ihor Komarav dari Ukraina
Menurut keterangan kepolisian, pelaku datang dari arah utara menggunakan motor Honda PCX berwarna hitam tanpa pelat nomor.
Setelah memarkir kendaraan di depan warung, pelaku mendekati korban dari belakang dan menarik kalung dengan kekuatan yang cukup besar hingga putus.
Korban bahkan terdorong hingga satu meter dari posisi awal berdiri.
"Pelaku hanya berhasil membawa sekitar seperempat bagian kalung, dengan nilai kerugian diperkirakan mencapai Rp1 juta," jelas Inastuti.
Teriakan korban langsung didengar oleh Riska Lestari, 25, cucunya yang berjualan di warung sebelah.
Sementara itu, pelaku melarikan diri ke arah selatan melalui Jalan Raya Dama, Desa Tibubeneng.
Polisi menemukan terdapat satu unit CCTV di lokasi kejadian yang merekam pelaku datang dan melakukan aksinya.
Rekaman dari CCTV lain di kawasan Joglo Dalung dan usaha laundry di Jalan Raya Padonan juga menunjukkan pelaku melintas, meskipun kualitas gambar tidak cukup jelas untuk mengidentifikasi ciri-ciri secara detail.
"Dari analisis sementara, pelaku diduga berbadan kurus dengan tinggi sekitar 175 cm, mengenakan helm Honda hitam, jaket abu-abu, celana panjang gelap, dan masker hitam," ungkap Inastuti.
Polisi telah melakukan pengumpulan bukti dan keterangan dari saksi serta korban, serta menelusuri rekaman CCTV di berbagai titik.
Pihak kepolisian menduga pelaku memanfaatkan kondisi lingkungan yang sepi pada waktu subuh untuk melancarkan aksinya.
"Kami mengimbau masyarakat, terutama pedagang yang aktif dini hari, untuk selalu meningkatkan kewaspadaan. Jika melihat aktivitas mencurigakan, segera laporkan ke pihak kepolisian," pungkas Inastuti.***