Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

WNA Belanda Tewas Ditikam di Kerobokan, Pelakunya Diduga Sesama WNA

I Wayan Widyantara • Selasa, 24 Maret 2026 | 17:12 WIB

Polisi mendatangi lokasi penikaman WNA Belanda di Kerobokan, Badung, Bali.
Polisi mendatangi lokasi penikaman WNA Belanda di Kerobokan, Badung, Bali.

Radarbadung.jawapos.com– Seorang warga negara asing (WNA) asal Belanda berinisial RP, 49, tewas setelah menjadi korban penganiayaan berat dengan senjata tajam.

Kejadiannya di depan Villa Amira No.1, Banjar Anyar Kelod, Kerobokan, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, pada Senin (23/3/2026) malam sekitar pukul 22.50 WITA.

Korban ditemukan dengan luka robek serius di berbagai bagian tubuh setelah diserang dua pelaku misterius yang melarikan diri menggunakan sepeda motor matic hitam.

Hasil pemeriksaan dokter menunjukkan korban mengalami luka di wajah, leher, bahu, lengan, punggung, dan paha, yang menyebabkan kehilangan darah banyak.

Meskipun telah dilarikan ke BIMC Hospital dan diberikan resusitasi jantung, korban dinyatakan meninggal pada pukul 23.29 WITA.

Baca Juga: Unggah Konten Menyinggung Nyepi di Bali, WNA Swiss Ditetapkan Tersangka

Menurut keterangan kekasih korban, PI, 30, mereka sebelumnya sedang berjalan-jalan sekitar lokasi ketika melihat dua pria mencurigakan.

Salah satu pelaku mengenakan jaket ojek online gelap, helm hitam, dan masker biru, sedangkan yang lain menggunakan kaos oranye tanpa helm.

"Awalnya mereka hanya melintas, lalu berbalik arah di ujung gang. Itu membuat korban curiga dan langsung berhenti," ujar PI.

Setelah meminta PI mengunci villa miliknya di Villa Amira No.3, kedua pelaku kembali dan langsung menyerang dengan pisau.

PI sempat dikejar sehingga harus lari menyelamatkan diri dan bersembunyi.

Dari tempat persembunyiannya, ia melihat pelaku sempat masuk ke villa korban sebelum melanjutkan penyerangan dan kemudian melarikan diri.

Saksi lain, KPTAP, 34, mengaku mendengar teriakan saat sedang bersembahyang dan melihat dua orang kabur naik motor dengan salah satunya membawa pisau.

Baca Juga: Satpol PP Tabanan Tertibkan Puluhan Reklame Rusak yang Mengganggu Estetika dan Keselamatan

Setelah kejadian, Unit Identifikasi Polres Badung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan menemukan sejumlah barang bukti antara lain kacamata, telepon genggam, sandal, mata pisau, senter, baterai, serta cincin. Area utama kejadian tidak dilengkapi CCTV.

Kapolsek Kuta Utara, I Ketut Agus Pasek Sudina, menyatakan pihaknya tengah melakukan penyelidikan intensif.

"Kami telah mengantongi ciri-ciri pelaku dan menelusuri rekaman CCTV di sekitar jalur yang diduga dilalui mereka. Pelaku diduga merencanakan aksinya dan ada indikasi kuat merupakan WNA," jelasnya pada Selasa (24/3).

Hingga kini motif kejadian masih didalami. Polisi memastikan tidak ada barang milik korban yang hilang, sehingga dugaan sementara mengarah pada aksi kekerasan terencana.

Masyarakat yang memiliki informasi terkait kasus diminta segera melapor ke pihak berwenang.***

Editor : Donny Tabelak
#polres badung #kerobokan #belanda #penusukan #Polsek Kuta Utara #WNA tewas #penganiayaan berat