Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

Tercium Bau Busuk Menyengat, Pria Asal Jawa Tengah Ditemukan Membusuk di Bekas Kantor Kontraktor Jimbaran

I Wayan Widyantara • Selasa, 19 Mei 2026 | 16:50 WIB
Lokasi penemuan jenazah seorang pria yang ditemukan meninggal dunia dalam kondisi membusuk di sebuah bangunan bekas kantor kontraktor di kawasan Jimbaran, Kuta Selatan, Badung. (Foto Adrian Suwanto)
Lokasi penemuan jenazah seorang pria yang ditemukan meninggal dunia dalam kondisi membusuk di sebuah bangunan bekas kantor kontraktor di kawasan Jimbaran, Kuta Selatan, Badung. (Foto Adrian Suwanto)

Radarbadung.jawapos.com– Sebuah penemuan mengerikan mengguncang warga Lingkungan Cengiling, Kelurahan Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung.

Seorang pria bernama Ngatono, 45, warga asal Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tubuh yang sudah membusuk di dalam bangunan bekas kantor perusahaan kontraktor, Minggu (17/5) pagi.

Penemuan jasad ini berawal dari kecurigaan warga yang mencium bau tidak sedap yang sangat menyengat sejak sehari sebelumnya.

Kasi Humas Polresta Denpasar, IPTU I Gede Adi Saputra Jaya, menjelaskan bahwa pihak kepolisian menerima laporan terkait kejadian ini pada Minggu pagi sekitar pukul 09.00 WIB.

Warga melaporkan adanya orang yang diduga meninggal dunia di kawasan Jalan Blong Keker, Gang Nakula, tepatnya di lokasi bekas kantor CV Soma Lentera Oetama General Contractor.

Menurut keterangan yang dihimpun dari para saksi, kecurigaan bermula pada Sabtu (16/5) sore sekitar pukul 17.00 WIB.

Saat itu, seorang warga yang sedang duduk di depan bangunan tersebut mencium bau busuk yang berasal dari dalam.

Namun, bau itu sempat diduga berasal dari bangkai tikus sehingga belum ditindaklanjuti lebih lanjut.

"Keesokan harinya, Minggu pagi sekitar pukul 08.00, bau busuk itu kembali tercium dan semakin kuat hingga menjangkau rumah warga di sekitarnya. Karena semakin curiga, saksi pun bergerak mencari asal sumber bau tersebut," jelas Adi Saputra Jaya saat dikonfirmasi, Senin (18/5).

Saat melakukan pengecekan ke bagian belakang bangunan, saksi melihat sejumlah besar lalat berkumpul dan mengerumuni salah satu ruangan.

Saksi pun mengintip lewat celah jendela dan terkejut melihat sesosok tubuh manusia tergeletak tak bergerak di dalam ruangan tersebut.

Saksi segera melapor kepada kepala lingkungan, yang kemudian meneruskan informasi ke pihak keamanan lingkungan dan kepolisian.

Setibanya di lokasi, petugas kepolisian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara bersama tim Unit Identifikasi Forensik (Inafis) Polresta Denpasar.

Dari hasil pemeriksaan awal, jasad korban terlihat tergeletak terlentang di atas lantai keramik yang dialasi perlak bermotif bunga.

Korban diketahui tidak mengenakan pakaian atas, hanya memakai celana pendek berbahan jeans berwarna biru.

Kondisi fisiknya, terutama pada bagian wajah, sudah mengalami pembusukan yang cukup lanjut.

"Dari hasil pemeriksaan sementara di lokasi, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau luka bekas penganiayaan pada tubuh korban. Namun memang kondisinya sudah membusuk saat ditemukan," ungkapnya.

Berdasarkan keterangan pemilik bangunan, Nopi Pauziah, korban diketahui telah menumpang tinggal sementara di bekas kantor tersebut selama sekitar satu bulan terakhir.

Terakhir kali korban berinteraksi dengan pemilik bangunan adalah pada Kamis (14/5) sore.

Saat itu, korban menanyakan ketersediaan pekerjaan proyek karena dirinya sedang tidak memiliki pekerjaan.

"Menurut keterangan saksi, saat terakhir bertemu itu kondisi korban terlihat sehat-sehat saja dan tidak mengeluh sakit atau keluhan kesehatan apa pun," tambahnya.

Saksi lain, Upik Pamungkas, yang juga kerabat pemilik bangunan, mengaku mendapatkan informasi dari ketua pecalang setempat terkait bau menyengat dan banyaknya lalat di lokasi tersebut.

Sebelum mendatangi tempat kejadian, saksi sempat mencoba menghubungi korban melalui telepon namun tidak diangkat.

Saat sampai di lokasi, bau busuk sudah sangat tercium jelas dari luar pagar bangunan.

Panggilan-panggilan nama pun dilakukan namun tak ada jawaban hingga akhirnya polisi menemukan korban sudah tak bernyawa.

Usai proses pemeriksaan di lokasi selesai, jenazah korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans Banser Kabupaten Badung untuk dibawa ke RS Udayana guna pemeriksaan lebih lanjut.

"Pihak keluarga telah menerima kabar duka ini dan menganggapnya sebagai musibah. Kepolisian juga telah menyarankan kepada kerabat korban untuk membuat laporan resmi di Polsek Kuta Selatan guna kelengkapan administrasi penyelesaian kasus ini," pungkas Adi Saputra Jaya.***

Editor : Donny Tabelak
#jawa tengah #polresta denpasar #jimbaran #penemuan mayat #badung