Radarbadung.jawapos.com– Sebuah bangunan semipermanen yang dijadikan bedeng proyek di Jalan Pantai Suluban, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, hangus dilalap api pada Rabu (8/7) pagi.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 10.15 Wita dan menghanguskan bangunan beserta sejumlah barang milik para pekerja.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, menjelaskan peristiwa pertama kali diketahui saat seluruh pekerja sedang beraktivitas di area lokasi proyek.
"Saat itu semua tukang sedang bekerja, lalu salah satu pekerja melihat asap mengepul dari arah bedeng dan langsung memberi tahu yang lain," ujar Adi Saputra Jaya.
Para pekerja sempat berupaya menyelamatkan barang berharga yang masih ada di dalam bangunan sekaligus mencoba memadamkan api dengan peralatan seadanya.
Namun kobaran api dengan cepat membesar, sehingga kepala mandor segera menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Berdasarkan keterangan Kepala Mandor Sopian, ia langsung meminta bantuan tim pemadam begitu mengetahui api sudah sulit dikendalikan.
"Setelah mendapat laporan dari para pekerja, kepala mandor langsung menghubungi pemadam kebakaran untuk penanganan lebih lanjut," tambahnya.
Sementara itu, penanggung jawab bedeng proyek bernama Sri mengaku baru mengetahui kejadian tersebut lewat telepon dari mandor saat dirinya sedang berada di luar lokasi untuk makan.
"Saat tiba kembali di lokasi, kondisi bedeng sudah terbakar hebat. Para pekerja masih berusaha memadamkan api hingga akhirnya petugas pemadam tiba di tempat," ungkap Adi Saputra Jaya menyampaikan keterangan Sri.
Petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar pukul 10.40 Wita dengan mengerahkan lima unit armada: masing-masing dua unit dari Damkar Badung, satu unit Damkar ITDC, satu unit Damkar Majapahit, dan satu unit Damkar Kunti.
Api akhirnya berhasil dipadamkan, lalu petugas melakukan pendinginan menyeluruh guna memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala.
Akibat kejadian ini, bangunan semipermanen seluas sekitar dua are hangus terbakar habis.
Berbagai barang milik pekerja ikut musnah, mulai dari pakaian, peralatan elektronik, alat kerja, hingga dokumen dan kartu identitas.
"Kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp50 juta. Peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa," tegas Adi Saputra Jaya.
Polisi masih mendalami penyebab pasti kebakaran.
Pihak kepolisian juga telah mengarahkan korban untuk membuat laporan resmi di Polsek Kuta Selatan, namun manajemen menyatakan akan melakukan pemeriksaan internal terlebih dahulu sebelum menentukan langkah selanjutnya.***
Editor : Donny Tabelak