Sekelompok Pemuda Lempar Pengendara dengan Batu di Jimbaran, Warga Ricuh Gelar Sweeping, Tiga Orang Salah Tangkap

Andre Sulla • Dipublikasikan Selasa, 21 Juli 2026 | 09:39 WIB
Ilustrasi. Suasana warga memadati kawasan Simpang Taman Griya, Jimbaran, Kuta Selatan, Badung, pasca dugaan aksi pelemparan batu terhadap pengendara, Sabtu (18/7) dini hari. (Ai)
Ilustrasi. Suasana warga memadati kawasan Simpang Taman Griya, Jimbaran, Kuta Selatan, Badung, pasca dugaan aksi pelemparan batu terhadap pengendara, Sabtu (18/7) dini hari. (Ai)

Radarbadung.jawapos.com– Suasana di kawasan Simpang Taman Griya, Kelurahan Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan, Badung, mendadak ricuh pada Sabtu lalu (18/7) sekitar pukul 04.00 Wita.

Di sisi SPBU Taman Griya, sekelompok pemuda diduga melempari batu ke arah pengendara yang melintas, sehingga memicu kemarahan warga.

Puluhan massa pun turun ke jalan melakukan pencarian atau sweeping untuk memburu pelaku.

Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, SH., MH., menjelaskan laporan diterima melalui layanan darurat 110.

“Kelompok pemuda yang diduga berasal dari luar Bali berkumpul sambil mengonsumsi minuman keras, lalu melempari batu ke warga yang melintas menuju Perumahan Taman Griya,” ujarnya saat dikonfirmasi Senin (20/7).

Aksi itu langsung memancing emosi warga yang berdatangan mencari pelaku.

Menyadari situasi memanas, kelompok tersebut segera melarikan diri.

“Mereka memanjat pagar bangunan sekitar lalu kabur ke arah permukiman padat,” tambahnya.

Salah satu korban berinisial FS menceritakan dirinya terkena lemparan batu di kepala dan wajah saat melintas pulang berkumpul.

Usai menyelamatkan diri, ia kembali ke lokasi dan mendapati warga lain yang juga mengaku menjadi sasaran.

Pelaku diperkirakan berjumlah enam orang. 

Dalam pencarian warga, tiga orang sempat diamankan, namun ternyata tidak saling mengenal dan bukan pelaku — melainkan korban salah tangkap.

Polisi mengamankan sejumlah barang bukti: dua sepeda motor Yamaha Jupiter MX (DK 3776 AAX dan DK 3447 ABG), satu Honda Beat DK 4084 AFU beserta STNK atas nama Robertus Jerianus Nono, dompet coklat berisi KTP Daud D. Ngailo, serta satu lembar STNK tambahan.

Hingga kini belum ada laporan polisi resmi dari korban.

“Unit Reskrim Polsek Kuta Selatan terus menyelidiki untuk mengungkap pelaku sebenarnya dan mendalami seluruh rangkaian kejadian,” pungkas Jubir Polresta Denpasar.***

Editor : Donny Tabelak
Sumber : Radar Badung
taman Griya pengendara dilempar polresta denpasar jimbaran pelemparan batu