Pesta Miras Berujung Maut, Buruh di Pecatu Tewas Dianiaya Rekan Kerja  

I Wayan Widyantara • Dipublikasikan Sabtu, 1 Agustus 2026 | 16:17 WIB
Petugas kepolisian melakukan olah TKP di lokasi ditemukannya seorang buruh yang meninggal dunia diduga akibat penganiayaan di depan mess PT Gangga Inti Lautan, kawasan Azoria Suluban, Desa Pecatu, Kuta Selatan, Jumat (31/7) kemarin.(Foto Polresta Denpasar)
Petugas kepolisian melakukan olah TKP di lokasi ditemukannya seorang buruh yang meninggal dunia diduga akibat penganiayaan di depan mess PT Gangga Inti Lautan, kawasan Azoria Suluban, Desa Pecatu, Kuta Selatan, Jumat (31/7) kemarin.(Foto Polresta Denpasar)

Cekcok Dipicu Ejekan, Pelaku Masuk Tidur Saat Korban Tergeletak

Radarbadung.jawpos.com– Pesta minuman keras berakhir tragis. Seorang buruh proyek berinisial RO, 42, asal Kendal, Jawa Tengah, ditemukan meninggal dunia di depan mess PT Gangga Inti Lautan, kawasan Azoria Suluban, Desa Pecatu, Kuta Selatan, Jumat (31/7) dini hari.

Polisi menduga kematian korban akibat penganiayaan yang terjadi setelah keduanya mengonsumsi arak bersama.

Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya menjelaskan, peristiwa bermula sejak Kamis (30/7) malam saat korban, pelaku, dan rekan kerja lain berkumpul meminum arak.

Hingga dini hari, korban dan pelaku berinisial FAI, 29, asal Wonosobo, pergi membeli lagi dua botol arak.

Di perjalanan, pelaku jatuh dari sepeda motor karena mabuk, lalu diejek korban. 

Sesampainya di mess, ejekan berlanjut hingga terjadi pertengkaran.

Korban diduga lebih dulu memukul mata pelaku, yang kemudian membalas pukulan ke arah kepala hingga keduanya saling berkelahi.

Pelaku mengaku kembali memukul korban saat sudah terjatuh tengkurap, lalu meninggalkannya begitu saja dan masuk tidur.

Sekitar pukul 07.00 Wita, admin mess menemukan korban tergeletak di sela tiang beton.

Kondisi tubuh korban sudah kaku, mata lebam dan mengeluarkan darah, hidung patah, serta ada pasir di wajah.

Petugas medis memastikan korban sudah meninggal dunia.

Saksi Roshan mengaku mendengar suara keributan sekitar pukul 02.36 Wita namun tidak berani keluar.

Sementara saksi Hadi membenarkan mereka berdua pergi membeli arak malam sebelumnya.

Jenazah korban dievakuasi ke RSUP Prof Ngoerah untuk pemeriksaan lebih lanjut. Pelaku telah diamankan Satreskrim Polresta Denpasar guna menjalani proses hukum.***

Editor : Donny Tabelak
Sumber : Radar Badung
polresta denpasar pesta miras Pecatu arak buruh