Dugaan Laporan Palsu WNA, Operasional Penerbangan Tetap Normal
Radarbadung.jawapos.com– Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai meningkatkan kewaspadaan hingga tingkat siaga penuh setelah menerima pesan ancaman dugaan bom rakitan dan rencana pembajakan pesawat melalui pesan WhatsApp yang masuk ke Contact Center In Journey Airports.
Ancaman tersebut langsung direspons dengan peningkatan pengamanan, pengecekan daftar penumpang, hingga sterilisasi menyeluruh di kawasan terminal.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pesan ancaman diterima petugas pada Sabtu (2/8) sekitar pukul 21.30 WIB.
Dikirim seseorang yang mengaku berinisial EPD menggunakan nomor asal Australia, pesan tersebut menyebut perempuan bernama LH diduga membawa bom rakitan dan berencana membajak pesawat.
Pengirim juga mengklaim telah menyampaikan informasi itu kepada otoritas setempat dan meminta diteruskan kepada pihak berwenang yang lebih tinggi.
Informasi disampaikan ke tim keamanan Minggu dini hari pukul 00.44 Wita.
Saat itu, dua penerbangan internasional—Emirates dan Etihad—sudah menyelesaikan proses boarding.
Pengecekan daftar penumpang tidak menemukan nama LH, namun penelusuran data Bea Cukai menunjukkan LH adalah warga negara Armenia yang tiba di Bali 26 Juni lalu bersama EPD, warga negara Kanada.
Keduanya masih berada di Bali dan diketahui sedang mengurus perpanjangan visa, dengan nomor telepon yang sama persis dengan yang digunakan mengirim pesan ancaman.
Hal ini memperkuat dugaan pengirim pesan adalah EPD.
Tim keamanan segera melakukan sterilisasi di seluruh area terminal domestik dan internasional, serta patroli intensif di area check-in, lobi, kawasan landside hingga airside.
Hasil pemeriksaan tidak ditemukan orang mencurigakan maupun barang berbahaya.
Aparat memastikan tidak ada indikasi ancaman nyata. Hingga Senin (3/8), seluruh operasional penerbangan berjalan normal.
Pengelola bandara bersama aparat keamanan kini berkoordinasi dengan penegak hukum untuk mendalami identitas kedua WNA serta motif di balik pengiriman pesan tersebut.
Kasi Humas Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai Ipda I Gede Suka Artana menyatakan masih memverifikasi kebenaran informasi tersebut.
Pihak Bandara Ngurah Rai Belum Beri Keterangan Resmi Soal Ancaman Bom
* Masih Lakukan Verifikasi Informasi
DI tempat terpisah, pihak pengelola Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai belum memberikan pernyataan resmi terkait kabar dugaan ancaman bom rakitan dan rencana pembajakan pesawat yang sempat menggerakkan pengamanan.
Kepala Divisi Komunikasi dan Hukum Bandara I Gusti Ngurah Rai, Gede Eka Sandi Asmadi, mengaku masih memverifikasi seluruh informasi terkait insiden tersebut.
“Sabar, saya konfirmasi dahulu ya,” ujarnya singkat saat dikonfirmasi, Senin (3/8).***
Editor : Donny TabelakSumber : Radar Badung