Pengelola Bandara Ngurah Rai Pastikan Ancaman Bom Hoaks, Pelaku Akan Diproses Hukum

Andre Sulla • Dipublikasikan Selasa, 4 Agustus 2026 | 12:20 WIB
Kepala Divisi Komunikasi dan Hukum Bandara I Gusti Ngurah Rai, Gede Eka Sandi Asmadi, menyampaikan hasil penelusuran. (Istimewa)
Kepala Divisi Komunikasi dan Hukum Bandara I Gusti Ngurah Rai, Gede Eka Sandi Asmadi, menyampaikan hasil penelusuran. (Istimewa)
 
Operasional Tetap Aman, Masyarakat Diingatkan Tak Sebar Informasi Palsu
 
Radarbadung.jawapos.com– Manajemen Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai memastikan dugaan ancaman bom dan pembajakan pesawat yang sempat memicu siaga penuh merupakan informasi palsu atau hoaks.
Hasil pemeriksaan menyeluruh bersama aparat keamanan tidak ditemukan indikasi kebenaran atas laporan tersebut.
 
Kepala Divisi Komunikasi dan Hukum Bandara, Gede Eka Sandi Asmadi, menjelaskan pesan ancaman diterima Minggu (2/8) pukul 21.58 Wita.
Pihaknya langsung mengaktifkan prosedur penanganan ancaman keamanan sesuai standar operasional.
“Berdasarkan hasil penelusuran, tidak ditemukan kebenaran informasi tersebut,” ujarnya dalam pernyataan resmi Selasa (4/8).
Selama proses penanganan, operasional penerbangan tetap berjalan lancar tanpa gangguan.
 
Sebelumnya, pesan WhatsApp dikirim seseorang yang mengaku berinisial EPD lewat nomor asal Australia, menyebut perempuan bernama LH membawa bom.
Pengecekan data menunjukkan keduanya memang warga negara asing yang masih berada di Bali dan sedang mengurus perpanjangan visa—nomor yang dipakai untuk keperluan itu sama dengan nomor pengirim pesan.
Namun sterilisasi menyeluruh di seluruh kawasan bandara tidak ditemukan orang maupun barang berbahaya.
 
Pihak bandara menegaskan tidak akan mentoleransi penyebaran informasi palsu yang mengganggu keamanan objek vital nasional.
“Ini bukan sekadar lelucon, pelakunya bisa dikenakan sanksi pidana sesuai peraturan perundang-undangan,” tegas Gede Eka.
Ia mengimbau masyarakat memverifikasi informasi sebelum mempercayai atau menyebarkannya.
 
Pihak pengelola dan aparat keamanan masih berkoordinasi untuk mendalami identitas serta motif pengirim pesan, guna menindaklanjuti secara hukum.***
Editor : Donny Tabelak
Sumber : Radar Badung
ancaman bom hoax wna Polres bandara ngurah rai bandara ngurah rai