Operasional Tetap Aman, Masyarakat Diingatkan Tak Sebar Informasi Palsu
Radarbadung.jawapos.com– Manajemen Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai memastikan dugaan ancaman bom dan pembajakan pesawat yang sempat memicu siaga penuh merupakan informasi palsu atau hoaks.
Kepala Divisi Komunikasi dan Hukum Bandara, Gede Eka Sandi Asmadi, menjelaskan pesan ancaman diterima Minggu (2/8) pukul 21.58 Wita.
Sebelumnya, pesan WhatsApp dikirim seseorang yang mengaku berinisial EPD lewat nomor asal Australia, menyebut perempuan bernama LH membawa bom.
Pihak bandara menegaskan tidak akan mentoleransi penyebaran informasi palsu yang mengganggu keamanan objek vital nasional.
Pihak pengelola dan aparat keamanan masih berkoordinasi untuk mendalami identitas serta motif pengirim pesan, guna menindaklanjuti secara hukum.***
Sumber : Radar Badung