Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hujan Deras Seharian, Akses Jalan Kabupaten Tertutup Longsor

Z
Penulis: Zulfika Rahman❯

 

Petugas bersama warga saat melakukan penanganan longsor di Banjar Dinas Batu Gede, Desa Duda Timur, Kecamatan Selat, Krangasem, Bali.
Petugas bersama warga saat melakukan penanganan longsor di Banjar Dinas Batu Gede, Desa Duda Timur, Kecamatan Selat, Krangasem, Bali.

Radarbadung.jawapos.com- Hujan deras yang mengguyur wilayah Karangasem pada Senin malam (3/11), mengakibatkan bencana di beberapa titik.


Advertisement

Salah satunya, longsor yang terjadi di Banjar Dinas Batu Gede, Desa Duda Timur, Kecamatan Selat. Tebing di sama ambles hingga materialnya menutup akses jalan. 

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Karangasem, Ida Ketut Arimbawa mengatakan, akibat longsoran tebing mengakibatkan akses jalan warga di sana lumpuh dan tak bisa dilalui kendaraan.

”Kami baru lakukan penanganan secara manual bersama warga tadi pagi (Selasa),” ujarnya saat dikonfirmasi Selasa (4/11).

Advertisement

Setelah beberapa saat melakukan penanganan, akhirnya akses jalan kembali normal. 

Akibat kejadian tersebut, material longsoran berupa tanah dan bebatuan sempat menutup akses jalan kabupaten

Di jalur tersebut, warga bersama pihak terkait melakukan pembersihan material secara manual sehingga akses jalan dapat dilalui kembali.

Advertisement

”Material longsor masih tersisa dan akan dilanjutkan penanganannya oleh petugas PUPRKIM besok (hari ini),” ungkapnya.

Melihat cuaca yang tidak menentu, Arimbawa mengimbau masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan terutama saat berada atau melintasi jalur yang rawan bencana.

”Selain itu, aktif dalam melalukan upaya mitigasi bencana secara mandiri dilingkungan tempat tinggal masing - masing,” tuturnya.

Arimbawa menambahkan, inensitas hujan beberapa hari ini cukup tinggi. Pihaknya mengingatkan warga agar selalu berhati-hati, terutama di daerah perbukitan dan kawasan rawan longsor.

”Segera laporkan jika melihat tanda-tanda potensi bahaya,” imbuhnya.***

Ibu korban bayi usia dua bulan, Dina Julia Pratami (baju hitam) mengamuk pada Terdakwa Brigadir Ade Kurniawan di Pengadilan Negeri Semarang, Selasa (4/10/2025).
Ibu korban bayi usia dua bulan, Dina Julia Pratami (baju hitam) mengamuk pada Terdakwa Brigadir Ade Kurniawan di Pengadilan Negeri Semarang, Selasa (4/10/2025).

Advertisement
Editor : Donny Tabelak
Sumber : Radar Badung

Artikel Terkait

​Longsor Kembali Terjadi di Pupuan: Tanah Sawah Timpa Rumah Warga, Pembersihan Butuh 5 Jam

​Longsor Kembali Terjadi di Pupuan: Tanah Sawah Timpa Rumah Warga, Pembersihan Butuh 5 Jam

Petugas BPBD Tabanan bersama aparat desa Desa Belimbing, Babinsa Belimbing, BabinKantibmas dan Masyarakat yang melakukan pembersihan material longsor pada rumah milik Ni Nyoman Seribulih di Desa Belimbing Pupuan, Tabanan

Pencarian Hari Ke-3 Longsor Plaga: Dua Korban Masih Hilang, Jalur Terjal Jadi Kendala

Pencarian Hari Ke-3 Longsor Plaga: Dua Korban Masih Hilang, Jalur Terjal Jadi Kendala

Pencarian hari ketiga terhadap dua korban yang hilang akibat tanah longsor di Eco Park Plaga Glamping Retreat pada Minggu (1/11) malam belum membuahkan hasil. Tim gabungan yang terdiri atas Basarnas, BPBD, TNI, Polri,

Cuaca Ekstrem Mengamuk di Bali: 64 Titik Bencana Terjadi, Tim SAR Buru 2 Korban Hilang

Cuaca Ekstrem Mengamuk di Bali: 64 Titik Bencana Terjadi, Tim SAR Buru 2 Korban Hilang

Hujan deras tanpa henti sejak awal November memicu gelombang bencana hidrometeorologi di berbagai wilayah Bali. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali mencatat setidaknya 64 titik bencana melanda Pulau

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer