Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Longsor di Sanghyang Ambu Sebabkan Kemacetan Panjang

Z
Penulis: Zulfika Rahman❯
Petugas kepolisian saat melakukan pembersihan material longsor yang menutup badan jalan di Sanghyang Ambu, pada Minggu (11/1) kemarin.
Petugas kepolisian saat melakukan pembersihan material longsor yang menutup badan jalan di Sanghyang Ambu, pada Minggu (11/1) kemarin.

Radarbadung.jawapos.com- Hujan deras yang mengguyur wilayah kabupaten Karangasem mengakibatkan bencana di beberapa tempat.


Advertisement

Salah satunya terjadi di jalur Amlapura-Denpasar, tepatnya di ruas jalan Sanghyang Ambu, Desa Bugbug, pada Minggu (11/1).

Jalur dengan karakter berkelok itu didera longsor.

Material longsor berupa batuan dan pasir menutupi badan jalan.

Advertisement

Praktis, kondisi ini membuat arus lalu lintas tersendat. 

Pantauan di lokasi, kemacetan terjadi dari kedua arah.

Baik yang dari timur ke barat maupun sebaliknya, kendaraan roda dua dan empat mengular.

Advertisement

”Sekitar satu kilometer lebih macetnya. Karena material menutupi jalan,” ujar Evelyn, salah seorang pengendara yang terjebak macet. 

Ia dan beberapa rekannya terjebak kemacetan hampir satu jam. ”Jalannya tersendat,” ucapnya.

Tampak beberapa polisi membersihkan material longsor yang menutupi badan jalan dengan alat seadanya.

Polisi dari Satlantas Polres Karangasem terpaksa memberlakukan sistem buka tutup dari kedua arah.

”Kami pakai sistem buka tutup, sembari menunggu material longsor dibersihkan,” kata salah seorang petugas polisi yang mengatur arus lalu lintas. 

Jalur Sanghyang Ambu sendiri merupakan jalur utama Amlapura-Denpasar.Cukup padat dilalui kendaraan.

Jalur tersebut memang kerap menjadi langganan longsor saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut.

”Baru dua hari longsor juga. Tanahnya dari atas. Kalau hujan deras pasti longsor,” kata warga yakni Gede Mariawan. ***

Advertisement
Editor : Donny Tabelak
Sumber : Radar Badung

Artikel Terkait

​Longsor Kembali Terjadi di Pupuan: Tanah Sawah Timpa Rumah Warga, Pembersihan Butuh 5 Jam

​Longsor Kembali Terjadi di Pupuan: Tanah Sawah Timpa Rumah Warga, Pembersihan Butuh 5 Jam

Petugas BPBD Tabanan bersama aparat desa Desa Belimbing, Babinsa Belimbing, BabinKantibmas dan Masyarakat yang melakukan pembersihan material longsor pada rumah milik Ni Nyoman Seribulih di Desa Belimbing Pupuan, Tabanan

Pencarian Hari Ke-3 Longsor Plaga: Dua Korban Masih Hilang, Jalur Terjal Jadi Kendala

Pencarian Hari Ke-3 Longsor Plaga: Dua Korban Masih Hilang, Jalur Terjal Jadi Kendala

Pencarian hari ketiga terhadap dua korban yang hilang akibat tanah longsor di Eco Park Plaga Glamping Retreat pada Minggu (1/11) malam belum membuahkan hasil. Tim gabungan yang terdiri atas Basarnas, BPBD, TNI, Polri,

Cuaca Ekstrem Mengamuk di Bali: 64 Titik Bencana Terjadi, Tim SAR Buru 2 Korban Hilang

Cuaca Ekstrem Mengamuk di Bali: 64 Titik Bencana Terjadi, Tim SAR Buru 2 Korban Hilang

Hujan deras tanpa henti sejak awal November memicu gelombang bencana hidrometeorologi di berbagai wilayah Bali. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali mencatat setidaknya 64 titik bencana melanda Pulau

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer