Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BPBD Karangasem Dapat Rp 50 Juta, Siaga Tangani Longsor

Z
Penulis: Zulfika Rahman❯
BPBD Karangasem akhirnya mendapatkan alokasi dana Rp 50 juta pada APBD Induk 2026 untuk penanganan bencana tanah longsor dan sewa alat berat.
BPBD Karangasem akhirnya mendapatkan alokasi dana Rp 50 juta pada APBD Induk 2026 untuk penanganan bencana tanah longsor dan sewa alat berat.

Radarbadung.jawapos.com- Setelah tahun lalu terkendala tidak adanya anggaran untuk sewa alat berat, BPBD Karangasem akhirnya mendapatkan alokasi dana Rp 50 juta pada APBD Induk 2026 untuk penanganan bencana tanah longsor.


Advertisement

Anggaran ini menjadi bagian penting untuk menjaga kesiapsiagaan di daerah yang disebut sebagai zona rawan bencana tertinggi di Bali.

Kalaksa BPBD Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa, mengaku tahun 2025 lalu pihaknya kesulitan menangani longsor karena tidak ada dana untuk sewa alat berat.

"Jadi sedikit terlambat. Cuma bisa diatasi," ujarnya Rabu (18/2).

Dana Rp 50 juta tersebut dipecah menjadi dua bagian: Rp 30 juta untuk sewa alat berat dan Rp 20 juta untuk biaya pengangkutan menggunakan truk khusus.

Sampai saat ini, anggaran tersebut masih utuh karena longsor yang terjadi belakangan ini bisa ditangani secara mandiri di tingkat desa, sementara kasus di jalan kabupaten ditangani penuh oleh Dinas PUPRKIM.

Advertisement

Arimbawa menjelaskan, Kabupaten Karangasem memang memiliki potensi bencana paling tinggi di Provinsi Bali.

Oleh karena itu, anggaran bencana harus selalu siap untuk menghadapi kemungkinan kejadian di masa depan.

Kabar baiknya, sekitar 60 persen penanganan bencana kini bisa dilakukan secara mandiri oleh kecamatan dan desa.

Hal ini didukung dengan pembentukan Kecamatan Tangguh Bencana (KENCANA) yang awalnya digulirkan di Kecamatan Abang, serta Desa Tangguh Bencana (DESTANA) dengan dukungan dana dari Program Siap Siaga Australia, organisasi non-pemerintah, dan APBD Kabupaten Karangasem.

"Kedepannya benar-benar mandiri dalam penanggulangan bencana," pungkasnya.***

Advertisement

Artikel Terkait

Marselina Rafael Terpilih Ketua IKB Ofalangga Rote Ndao Bali, Pemilihan 5 Kandidat Berjalan Kondusif

Marselina Rafael Terpilih Ketua IKB Ofalangga Rote Ndao Bali, Pemilihan 5 Kandidat Berjalan Kondusif

Pemilihan Ketua Ikatan Keluarga Besar (IKB) Ofalangga Rote Ndao Bali periode 2026–2029 berlangsung di Kafe Amreg, kawasan Padang Sambian Kaja, Denpasar, Minggu kemarin. Sebanyak lima calon ketua bersaing dalam proses

MotoGP Mandalika 2026 Buka Peluang Ekonomi Kreatif, Bali Ikut Terdampak

MotoGP Mandalika 2026 Buka Peluang Ekonomi Kreatif, Bali Ikut Terdampak

Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, NTB, tak sekadar ajang olahraga internasional. Event ini juga membuka peluang besar bagi pelaku ekonomi kreatif lokal, dampaknya pun

Menteri PKP Pantau Bedah Rumah, Kaget Warga Ibu Kota Bali Berpenghasilan Rp500 Ribu Sebulan   

Menteri PKP Pantau Bedah Rumah, Kaget Warga Ibu Kota Bali Berpenghasilan Rp500 Ribu Sebulan  

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, meninjau progres perbaikan rumah bantuan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Jalan Noja Nomor 3 Oongan, Kelurahan Tonja, Kecamatan Denpasa

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer