Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Siap Belajar Daring Lagi untuk Hemat BBM, Disdikpora Bali Tunggu Arahan Pusat

N

Ilustrasi, sebagai upaya penghematan Bahan Bakar Minyak (BBM), sektor pendidikan menjadi salah satu yang disasar dengan pola pembelajaran mirip masa pandemi.
Ilustrasi, sebagai upaya penghematan Bahan Bakar Minyak (BBM), sektor pendidikan menjadi salah satu yang disasar dengan pola pembelajaran mirip masa pandemi.


Advertisement

Radarbadung.jawapos.com– Seiring dengan digulirkannya wacana Work From Anywhere (WFA) oleh pemerintah pusat sebagai upaya penghematan Bahan Bakar Minyak (BBM), sektor pendidikan menjadi salah satu yang disasar dengan pola pembelajaran mirip masa pandemi.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Bali, Ida Bagus Wesnawa Punia, menyatakan pihaknya masih menunggu arahan resmi dari pusat sebelum menerapkan skema tersebut.

"Kami menunggu edaran dari pemerintah pusat setelah lebaran ini," ujarnya pada Selasa (24/3).

Advertisement

Pejabat yang akrab disapa Gus Wesnawa menjelaskan, Pemerintah Provinsi Bali tengah menanti surat edaran resmi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) pasca cuti Lebaran.

Melalui edaran tersebut, kebijakan baru akan diselaraskan dengan kalender pendidikan yang sedang berjalan.

"Kebijakan daerah tetap mempedomani kebijakan pusat, namun akan tetap ada prioritas daerah yang dipertimbangkan," jelasnya.

Advertisement

Ia menambahkan, pemerintah daerah akan mempertimbangkan karakteristik serta kebutuhan lokal dalam implementasinya nantinya.

Selain pendidikan, kebijakan efisiensi BBM juga menyasar sektor pemerintahan, dengan dorongan penerapan WFA melalui pemanfaatan platform digital, pembatasan perjalanan dinas, dan penghematan energi di gedung perkantoran.

Di sisi lain, distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG) diperkirakan akan terdampak dan memerlukan penyesuaian jika ada perubahan pola kehadiran siswa di sekolah.

Namun, muncul peluang adanya dukungan pembiayaan akses internet bagi siswa jika skema pembelajaran daring resmi diterapkan kembali.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno, mengungkapkan bahwa efisiensi energi di sektor pendidikan akan diatur secara selektif.

Kegiatan belajar mengajar tidak akan sepenuhnya dialihkan ke daring; pembelajaran praktikum tetap akan dilaksanakan secara tatap muka untuk menjaga kualitas pendidikan.***

Advertisement

Artikel Terkait

Agustus–November: 41.904 Siswa SD se-Denpasar Disasar BIAS 2026

Agustus–November: 41.904 Siswa SD se-Denpasar Disasar BIAS 2026

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Denpasar kembali menggelar program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) tahun 2026. Kegiatan ini akan berlangsung bertahap mulai Agustus hingga November mendatang, guna memperkuat perlindung

SPPG Polda Bali Kembali Salurkan Makan Bergizi Gratis, Keamanan Pangan Jadi Prioritas Utama

SPPG Polda Bali Kembali Salurkan Makan Bergizi Gratis, Keamanan Pangan Jadi Prioritas Utama

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polda Bali kembali beroperasi dan mulai menyalurkan asupan bergizi kepada pelajar di sejumlah sekolah di Bali. Penyaluran dilakukan

Duh! 47 Siswa SD Karangasem Tak Masuk SMP, Sebagian Besar Pilih Berhenti Sekolah

Duh! 47 Siswa SD Karangasem Tak Masuk SMP, Sebagian Besar Pilih Berhenti Sekolah

Sebanyak 47 siswa lulusan Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Karangasem belum melanjutkan pendidikan ke jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) pada tahun ajaran 2026/2027. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer