Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ban Pecah, Ambulans Bawa Dua Jenazah Kecelakaan di Melaya

M
Penulis: Muhammad Basir❯
Mobil ambulans kecelakaan di Jalan Nasional Denpasar–Gilimanuk, tepatnya di wilayah Banjar Sumbersari, Desa Melaya, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Kamis (28/5) lalu, (Foto Istimewa)
Mobil ambulans kecelakaan di Jalan Nasional Denpasar–Gilimanuk, tepatnya di wilayah Banjar Sumbersari, Desa Melaya, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Kamis (28/5) lalu, (Foto Istimewa)

Advertisement

Radarbadung.jawapos.com– Sebuah kecelakaan lalu lintas tunggal melibatkan kendaraan ambulans terjadi di Jalan Nasional Denpasar–Gilimanuk, tepatnya di wilayah Banjar Sumbersari, Desa Melaya, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Kamis (28/5).

Kendaraan yang sedang mengangkut dua jenazah ini mengakibatkan salah satu penumpang mengalami luka-luka.

Kapolsek Melaya, Kompol I Putu Suarmadi, menjelaskan kejadian tersebut menimpa satu unit ambulans jenis minibus bernomor polisi DK 1061 CX.

Advertisement

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 10.00 Wita, saat kendaraan berjalan dari arah Denpasar menuju Gilimanuk.
 
“Kecelakaan ini termasuk jenis tunggal yang disebabkan pengemudi kehilangan kendali atas kendaraannya,” ungkapnya.
 
Saat kejadian, ambulans tersebut selain membawa dua jenazah juga diikuti dua orang penumpang.

Saat melintas di lokasi kejadian, ban sebelah kiri belakang kendaraan tiba-tiba pecah.

Kondisi ini membuat pengemudi sulit mengendalikan laju kendaraan, hingga akhirnya membanting setir ke kiri dan menabrak pagar halaman rumah warga.
 
Akibat peristiwa tersebut, bagian depan ambulans mengalami kerusakan cukup parah. Pengemudi kendaraan bernama Umar Khatib (35 tahun) mengalami luka robek di bagian dahi dan segera mendapatkan penanganan medis di Puskesmas I Melaya.

Advertisement

Sementara dua orang penumpang lainnya dilaporkan selamat tanpa cedera berarti.
 
Kompol Suarmadi menambahkan, kondisi jalan di lokasi kejadian beraspal baik, lurus, dan marka jalannya masih terlihat jelas.

Cuaca saat itu juga cerah dan berlangsung pada siang hari.

“Segera setelah menerima laporan, petugas langsung mendatangi tempat kejadian, melakukan penyelidikan, dan mengamankan barang bukti,” jelasnya.
 
Selanjutnya, penanganan lebih lanjut atas kasus kecelakaan ini telah diserahkan kepada Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Polres Jembrana untuk proses pemeriksaan dan penyelesaian lebih lanjut.***

Advertisement
Editor : Donny Tabelak
Sumber : Radar Badung

Artikel Terkait

Cuci Muka di Pantai Perancak, Perempuan 21 Tahun Tewas Terseret Arus

Cuci Muka di Pantai Perancak, Perempuan 21 Tahun Tewas Terseret Arus

Aktivitas mencuci muka di tepi Pantai Perancak, Kecamatan Jembrana, Kabupaten Jembrana, berujung maut. Seorang perempuan berusia 21 tahun, Arrum Naila Habiba, meninggal dunia setelah terseret ombak pada Minggu (25/10)

Terungkap! Bekas Teknisi Jadi Otak Pencurian Baterai Tower, Tahu Lokasi dan Sistem Pengamanan

Terungkap! Bekas Teknisi Jadi Otak Pencurian Baterai Tower, Tahu Lokasi dan Sistem Pengamanan

Pengalaman sebagai teknisi instalasi tower dimanfaatkan untuk melakukan kejahatan. Komplotan pencuri baterai menara pemancar BTS yang dibongkar Satreskrim Polres Jembrana ternyata terdiri dari mantan petugas yang mengeta

Hilang di Laut Bali, Jenazah Ditemukan Sudah Dikubur di Banyuwangi: Keluarga Curiga Kru Kapal

Hilang di Laut Bali, Jenazah Ditemukan Sudah Dikubur di Banyuwangi: Keluarga Curiga Kru Kapal

Keluarga I Gusti Putu Sugiarta (38), nelayan asal Desa Cupel, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, merasa sangat janggal atas peristiwa kematian suaminya. Sugiarta dilaporkan hilang di Perairan Pulukan, Jembrana, namun

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer