Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bukan Untung Malah Buntung, DPRD Karangasem Minta Perda RTRW Dikaji Ulang

Z
Penulis: Zulfika Rahman❯
Suasana rapat kerja Pansus III DPRD Karangasem bersama sejumlah OPD membahas perizinan dan tata ruang wilayah, Kamis (2/7) kemarin. (Foto Zulfika Rahman)
Suasana rapat kerja Pansus III DPRD Karangasem bersama sejumlah OPD membahas perizinan dan tata ruang wilayah, Kamis (2/7) kemarin. (Foto Zulfika Rahman)

Advertisement

Eksploitasi Alam Dinilai Lebih Bawa Kerugian daripada Manfaat

Radarbadung.jawapos.com– Panitia Khusus (Pansus) III DPRD Kabupaten Karangasem menyoroti semakin parahnya kerusakan lingkungan akibat pemanfaatan ruang yang dinilai tidak terkendali.

Menurut dewan, dampak buruk dari eksploitasi alam secara berlebihan justru menimbulkan kerugian yang jauh lebih besar dibandingkan keuntungan yang diterima daerah.

Advertisement

Oleh karena itu, pihaknya mendesak agar Peraturan Daerah (Perda) Nomor 17 Tahun 2020 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dikaji ulang.

Hal tersebut terungkap dalam rapat kerja Pansus III bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait perizinan dan penataan ruang, yang berlangsung pada Kamis (2/7).

Ketua Pansus III DPRD Karangasem, I Wayan Sumatra, menyatakan bahwa selama ini pemanfaatan kawasan seringkali hanya mengejar keuntungan sesaat, tanpa mempertimbangkan dampak jangka panjang.

Advertisement

“Kerusakan lingkungan yang ditimbulkan jauh lebih besar nilainya dibandingkan pendapatan yang diperoleh daerah. Karena itu, kami meminta agar Perda RTRW dikaji kembali dan disesuaikan dengan kondisi serta kebutuhan saat ini,” tegasnya.

Ia mencontohkan kondisi kawasan Telaga Waja di Kecamatan Selat yang kondisinya semakin memprihatinkan.

Padahal kawasan itu seharusnya dijaga dan disucikan, namun kini banyak dimanfaatkan untuk usaha pariwisata, kegiatan galian, dan aktivitas lain yang melebihi batas daya dukung lingkungan.

“Kondisinya sudah rusak cukup parah dan butuh penanganan serius,” ungkapnya.

Advertisement
Editor : Donny Tabelak
Sumber : Radar Badung

Artikel Terkait

Dituduh Lemah Urus DAS, Supartha Sentil Balik: Pimpinan Tak Ikuti Perkembangan

Dituduh Lemah Urus DAS, Supartha Sentil Balik: Pimpinan Tak Ikuti Perkembangan

Hubungan kerja di lingkungan internal DPRD Provinsi Bali memanas. Ketua Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP), I Made Supartha, merespons keras kritik yang dilayangkan Wakil Ketua II DPRD Bali

Banyak Calon Murid Tak Dapat Sekolah, Komisi IV DPRD Karangasem Minta Penyelesaian Cepat

Banyak Calon Murid Tak Dapat Sekolah, Komisi IV DPRD Karangasem Minta Penyelesaian Cepat

Komisi IV DPRD Karangasem menyoroti pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027. Sejumlah calon siswa dilaporkan gugur dan tidak diterima di dua sekolah yang didaftarkan, sehingga dikhawatirk

Alih Fungsi Lahan Sawah Meningkat, Dewan Dorong Pengecekan Bangunan di Karangasem

Alih Fungsi Lahan Sawah Meningkat, Dewan Dorong Pengecekan Bangunan di Karangasem

Maraknya alih fungsi lahan sawah menjadi bangunan semakin menjadi perhatian serius. Selama kurun waktu lima tahun terakhir (2021–2025), tercatat seluas 440 hektare lahan persawah di Kabupaten Karangasem berubah peruntuka

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer