Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tekanan Efisiensi Anggaran, Buleleng Fokus Hanya Program Prioritas

F
Penulis: Francelino Junior❯
BIKIN PUSING: Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra.(Foto Pemkab Buleleng)
BIKIN PUSING: Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra.(Foto Pemkab Buleleng)

Advertisement

Kesehatan, Pendidikan, hingga Pertanian Menjadi Utama

Radarbadung.jawapos.com– Keterbatasan fiskal dan dorongan efisiensi anggaran memaksa Pemerintah Kabupaten Buleleng menyusun ulang skala prioritas pembangunan.

Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra menegaskan, jika ruang efisiensi sudah habis, pemerintah hanya akan menjalankan program-program yang paling mendesak.

Advertisement

“Kalau sudah habis efisiensinya, artinya hanya program prioritas saja yang dijalankan,” ujarnya di Singaraja, Sabtu (8/8).

Program yang tetap didahulukan meliputi pelayanan kesehatan, pendidikan, jaminan sosial, pembangunan infrastruktur, dan dukungan sektor pertanian.

Sutjidra menjelaskan pembatasan ini perlu disampaikan secara terbuka kepada masyarakat agar dipahami.

Advertisement

Banyak warga mengira infrastruktur hanya soal jalan, padahal kebutuhan pembangunan sangat beragam.

“Semuanya memang penting, tapi kami harus membagi anggaran sesuai kemampuan fiskal yang ada,” tandasnya.***

Advertisement

Artikel Terkait

Perundungan Tak Lagi Sebatas Fisik, Disdikpora Buleleng Luncurkan Sistem Deteksi Dini

Perundungan Tak Lagi Sebatas Fisik, Disdikpora Buleleng Luncurkan Sistem Deteksi Dini

Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Buleleng mendorong seluruh satuan pendidikan untuk mengubah pola penanganan perundungan dari yang bersifat reaktif menjadi deteksi dini. Langkah ini menyusul

Sering Mengamuk dan Cekik Kakak Kandung, Oknum ASN ODGJ Diamankan

Sering Mengamuk dan Cekik Kakak Kandung, Oknum ASN ODGJ Diamankan

Seorang oknum ASN berinisial KS (38) diamankan Tim Lagas Satpol PP Buleleng, Jumat (11/9). Pria warga Kecamatan Sukasada itu terindikasi Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) dan kerap mengamuk, hingga sempat mencekik kakak

Terdeteksi Judol dan Pinjol, 32 Keluarga di Buleleng Dicabut Bansos

Terdeteksi Judol dan Pinjol, 32 Keluarga di Buleleng Dicabut Bansos

Sebanyak 32 keluarga di Kabupaten Buleleng tidak lagi menerima bantuan sosial (bansos) setelah terdeteksi terkait aktivitas judi online (judol) maupun pinjaman online (pinjol). Pencabutan ini diketahui melalui

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer