
Tiga Awak Selamat, Muatan Dievakuasi
Radarbadung.jawapos.com— Kekuatan gelombang tinggi kembali menimbulkan kerugian. Kapal kargo bernama MK Baruna yang sedianya akan berlayar ke Nusa Lembongan, justru tenggelam di perairan Padang Galak, Desa Kesiman Petilan, Denpasar Timur, Selasa (11/8) sekitar pukul 05.00 WITA.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini; kapten dan dua orang Anak Buah Kapal (ABK) berhasil menyelamatkan diri ke darat.
Sebagian muatan juga sempat diangkut ke pantai sebelum kapal semakin tenggelam.
Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, S.H., M.H., membenarkan kejadian tersebut. Personel Satpolairud langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, kapal milik I Wayan Subrata, 54, mulai dimuati barang kiriman pada Senin (9/8) pukul 13.00 WITA hingga pukul 19.00 WITA.
Keberangkatan kemudian ditunda karena gelombang mencapai 4 meter.
Hingga pukul 21.00 WITA kondisi masih berbahaya, sehingga Kapten Kapal Mohamad Ilyas, 40, memutuskan melepas jangkar sekitar 40 meter dari garis pantai Padang Galak.
Kapten bersama dua ABK — Mohamad Nur Wadi, 29, dan Paidi, 41 — tetap menjaga kapal. Namun dini hari Selasa, sekitar pukul 05.00 WITA, air mulai masuk ke bagian buritan.
Kapten mencoba mengarahkan kapal ke alur pelabuhan untuk keamanan, namun gelombang dan arus justru mempercepat kemasukan air.



