Radarbadung.jawapos.com- Warga di wilayah Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, dikagetkan dengan aksi ulah pati atau bunuh diri yang dilakukan sepasang kekasih.
Dua orang itu ditemukan tergantung di dalam kamar kos pada Selasa (20/1) sekitar pukul 11.00 Wita. Mereka diduga mengakhiri hidup lantaran masalah asmara.
Keduanya diketahui bernama Putu AS, 29, laki-laki asal Desa Gobleg, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng dan Kadek SBC, 25, perempuan asal Desa Kubutambahan, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng.
Keduanya ditemukan tak bernyawa, berawal sekitar pukul 10.30 Wita. Saksi Kadek W, 24, rekan Putu AS, sampai di kos tersebut dan melihat sepeda motor milik Kadek SBC.
Ia kemudian mengetuk kamar kos dan menunggu hingga sepuluh menit karena tidak ada jawaban.
Tak lama datang pemilik kos, Kadek W lalu meminta kunci kos cadangan. Sempat dibuka dengan kunci cadangan, namun ternyata kamar tersebut dikunci dari dalam, sehingga tidak dapat dibuka.
”Saksi Kadek W lalu memanjat dan melihat dari roster tembok. Dilihat dua orang tergantung dan terikat kain di depan antara kamar mandi dan dapur,” ujar Kasi Humas Polres Buleleng, IPTU Yohana Rosalin Diaz.
Mengetahui peristiwa tersebut, pemilik kos lalu menghubungi kelian Banjar Adat Sari Kelod dan melaporkan ke Polsek Sukasada untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Ciri-ciri yang tampak adalah bunuh diri.
Keduanya diperkirakan melakukan aksi antara dua sampai enam jam sebelum ditemukan.
”Motifnya diduga karena cinta. Sebab korban laki-laki punya istri dan yang perempuan masih gadis, kos di Pancasari. Peristiwa ini murni gantung diri berdasarkan pemeriksaan medis,” tandas IPTU Yohana.***
Editor : Donny Tabelak