Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

Antisipasi Kenaikan Harga, Pemprov Bali Gelar Gerakan Pangan Murah

Ni Kadek Novi Febriani • Sabtu, 14 Februari 2026 | 07:16 WIB
Pemerintah Provinsi Bali gelar Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak Nasional bersama Badan Pangan Nasional pada di Halaman Kantor Gubernur Bali, Jumat (13/2) kemarin.
Pemerintah Provinsi Bali gelar Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak Nasional bersama Badan Pangan Nasional pada di Halaman Kantor Gubernur Bali, Jumat (13/2) kemarin.

Radarbadung.jawapos.com- Jelang Hari Raya Imlek dan memasuki bulan Ramadan, Pemerintah Provinsi Bali gelar Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak Nasional bersama Badan Pangan Nasional pada di Halaman Pemerintah Provinsi Bali, Jumat kemarin (13/2).

Kegiatan berlangsung secara virtual terhubung dengan pusat bertujuan menekan inflasi. 

Hadir Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, I Wayan Sunada, beserta jajaran, serta perwakilan Satgas Pangan Polda Bali yang melakukan pengawasan distribusi dan stabilitas harga komoditas pangan.

Ditemui di sela-sela acara, Sunada menjelaskan, gerakan Pangan Murah merupakan langkah pemerintah untuk menjaga ketersediaan dan keterjangkauan bahan pokok di masyarakat.

Terutama menjelang periode meningkatnya permintaan konsumsi.

Dalam kegiatan ini, masyarakat dapat membeli sejumlah komoditas dengan harga di bawah pasar, antara lain beras, minyak goreng, gula pasir, telur ayam ras, cabai, bawang merah, dan bawang putih.

Dari kegiatan ini, salah satu upaya intervensi pemerintah daerah untuk menekan inflasi pangan sekaligus menjaga daya beli masyarakat.

"Gerakan Pangan Murah ini merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Kami ingin memastikan pasokan pangan tersedia, harga tetap stabil, dan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokoknya dengan harga terjangkau,” ujarnya.

Kegiatan adalah kerja sama antara pemerintah daerah, Badan Pangan Nasional, distributor, serta aparat pengawasan sangat penting agar stabilitas harga dapat terjaga secara berkelanjutan.

“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya membantu masyarakat dalam jangka pendek, tetapi juga menjaga keseimbangan pasokan dan permintaan sehingga inflasi pangan di Bali tetap terkendali,” tambahnya.

Satgas Pangan Polda Bali turut memantau jalannya kegiatan guna mencegah praktik penimbunan maupun permainan harga oleh oknum distributor.

Pengawasan dilakukan sejak proses pengiriman hingga penjualan kepada masyarakat.

Perwakilan Satgas Pangan menyatakan kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi supaya pedagang ikut menjaga stabilitas harga dengan tidak mengambil keuntungan berlebihan.

Sunada mengatakan, warga telah memadati stan pangan sejak pagi karena sembari berkegiatan di area kantor Gubernur Bali.

"Sejak pagi hari, warga yang sedang berolahraga dan masyarakat sekitar sudah memadati lokasi penjualan. Banyak masyarakat memanfaatkan kesempatan membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih murah dibanding pasar tradisional maupun ritel modern," imbuhnya. 

Gerakan Pangan Murah serentak nasional ini dilaksanakan di berbagai daerah di Indonesia secara bersamaan melalui jaringan virtual, sebagai bagian dari strategi pemerintah menjaga ketahanan pangan dan menekan laju inflasi pangan sepanjang tahun 2026.***

Editor : Donny Tabelak
#bulan ramadhan #penimbunan bahan pokok #pangan murah #hari raya #Pemprov Bali #imlek