Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

Pemuda 22 Tahun Ditemukan Tewas di Bawah Shortcut Singaraja - Mengwitani, Diduga Bunuh Diri

Francelino Junior • Jumat, 27 Februari 2026 | 11:33 WIB

Polisi melakukan pemeriksaan terhadap jenazah korban yang ditemukan di bawah Shortcut Singaraja - Mengwitani titik 7D
Polisi melakukan pemeriksaan terhadap jenazah korban yang ditemukan di bawah Shortcut Singaraja - Mengwitani titik 7D

Radarbadung.jawapos.com- Penemuan jenazah seorang pemuda menghebohkan pengguna Jalan Raya Singaraja-Denpasar pada Kamis (26/2).

Jenazah I Putu Gde Pradnya Nolan Toli, 22, warga Desa Baktiseraga, Kecamatan Buleleng, ditemukan tak bernyawa di bawah jalan pintas (Shortcut) Singaraja-Mengwitani titik 7D. Kejadian ini menimbulkan dugaan bunuh diri.

Penemuan berawal dari Wayan Somarata, 54, seorang petani asal Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada.

Saat melintas dengan berjalan kaki sekitar pukul 09.00 WITA, ia melihat sepeda motor Honda Sonic dengan nomor polisi DK 2069 UBQ terparkir di pinggir shortcut berbentuk jembatan panjang melingkar yang diberi saput poleng.

"Pada awalnya saksi mengira ada yang ingin berfoto selfie di jembatan, sehingga melanjutkan perjalanan ke kebunnya yang berada dekat lokasi," ungkap Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz.

Kira-kira tiga jam kemudian, sekitar pukul 12.15 WITA, Somarata kembali dan menemukan sepeda motor tersebut masih terparkir di tempat yang sama.

Merasa curiga, ia mencari pemilik kendaraan namun tidak menemukan siapapun, sehingga segera menghubungi kelian Banjar Dinas Wirabhuana.

Bersama beberapa warga, mereka melakukan pemeriksaan ke bawah shortcut dan menemukan seorang pria tergeletak dengan mengenakan jaket hitam dan celana panjang hitam.

Setelah itu, kelian banjar menghubungi Babinsa, Bhabinkamtibmas Desa Gitgit, dan Polsek Sukasada.

Jenazah kemudian dievakuasi menggunakan tenda darurat ke atas permukaan jalan.

Pemeriksaan awal oleh tim medis Puskesmas Sukasada II menunjukkan korban mengalami patah tulang kaki, luka di kepala, dan pendarahan dari mulut.

Untuk mengetahui penyebab pasti kejadian, polisi tengah mengumpulkan keterangan saksi serta barang bukti di lokasi.

"Sekitar pukul 15.00 WITA, jenazah dievakuasi menggunakan ambulans menuju RSUD Buleleng untuk dilakukan otopsi," pungkasnya. ***

Editor : Donny Tabelak
#Polres Buleleng #bunuh diri #desa gitgit #shortcut singaraja-mengwitani #pemuda tewas