Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

Lawan Stunting! Badung Bagikan Ribuan Paket Ikan ke Ibu Hamil dan Balita untuk Ciptakan Generasi yang Kuat dan Cerdas

Made Dwija Putera • Kamis, 21 Agustus 2025 | 14:28 WIB

CEGAH STUNTING: Dinas Perikanan Badung membagikan paket ikat kepada ibu hamil dan balita untuk cegah stunting di Balai Banjar Umacandi, Desa Buduk, Kecamatan Mengwi, Rabu (20/8/2025).
CEGAH STUNTING: Dinas Perikanan Badung membagikan paket ikat kepada ibu hamil dan balita untuk cegah stunting di Balai Banjar Umacandi, Desa Buduk, Kecamatan Mengwi, Rabu (20/8/2025).
 
CEGAH STUNTING: Dinas Perikanan Badung membagikan paket ikat kepada ibu hamil dan balita untuk cegah stunting di Balai Banjar Umacandi, Desa Buduk, Kecamatan Mengwi, Rabu (20/8/2025).
CEGAH STUNTING: Dinas Perikanan Badung membagikan paket ikat kepada ibu hamil dan balita untuk cegah stunting di Balai Banjar Umacandi, Desa Buduk, Kecamatan Mengwi, Rabu (20/8/2025).

MANGUPURA, Radarbadung.id Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung terus menunjukkan komitmennya dalam menekan angka stunting melalui program Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan).

Kegiatan terbaru yang digelar di Balai Banjar Umacandi, Desa Buduk, Kecamatan Mengwi, ini menyasar ibu hamil dan balita sebagai kelompok prioritas.

Dalam acara tersebut, sebanyak 162 paket olahan ikan bergizi dibagikan secara gratis untuk membantu meningkatkan nutrisi dan mencegah stunting sejak dini.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Badung, I Nyoman Suardana, S.Sos., M.M., menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah yang ketujuh kalinya dilaksanakan di tahun 2025.

”Program ini merupakan strategi pemerintah untuk meningkatkan kesehatan masyarakat. Kami menargetkan 10 desa di setiap kecamatan akan menjadi sasaran program ini,” ujarnya pada Rabu (20/8/2025).

Paket olahan ikan yang dibagikan terdiri dari beragam jenis, seperti ikan nila, ikan lele, dan abon ikan. Produk-produk ini kaya akan Omega-3 dan nutrisi penting lainnya yang berperan vital dalam tumbuh kembang anak dan kesehatan ibu hamil.

Suardana juga menjamin kualitas dan kebersihan seluruh produk telah melalui pengawasan ketat dari tim teknis dinas.

Selain pembagian paket, acara ini juga menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis hasil kolaborasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Badung. Hal ini menunjukkan pendekatan komprehensif dalam upaya pencegahan stunting.

Pada kesempatan itu, Suardana menambahkan bahwa tingkat konsumsi ikan per kapita di Badung pada tahun 2024 masih berada di angka 39,49 kg per tahun.

Melalui program Gemarikan, pihaknya berharap angka ini bisa terus meningkat secara bertahap.

Ia juga mengajak seluruh perangkat desa dan instansi daerah untuk berpartisipasi aktif, misalnya dengan menyajikan menu berbasis ikan dalam setiap kegiatan resmi.

Perbekel Desa Buduk, I Ketut Wira Adi Atmaja, turut mengapresiasi program tersebut.

”Kami sangat berterima kasih kepada Dinas Perikanan Badung atas perhatiannya. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi ibu hamil dan balita di desa kami,” ungkapnya.

Acara ini turut dihadiri oleh perwakilan Dinas Kesehatan, perwakilan Camat Mengwi, Ketua BPD Desa Buduk I Gusti Agung Ngurah Anom Siwa Anggara, dan Ketua LPM Desa Buduk I Gede Suwantara. ***

 

Desain pecahan uang yang diklaim sebagai pecahan uang Rp 250 Ribu. (Tangkapan layar Facebook)
Desain pecahan uang yang diklaim sebagai pecahan uang Rp 250 Ribu. (Tangkapan layar Facebook)
Editor : Made Dwija Putera
#stunting #gemarikan #Pemerintah Kabupaten Badung #Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan #Dinas Perikanan #Desa Buduk Kecamatan Mengwi #Ibu Hamil dan Balita