Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

Kemacetan Horor di Gilimanuk Sampai 31 Km, Gubernur Bali: Infrastruktur Tak Cukup

Ni Kadek Novi Febriani • Senin, 16 Maret 2026 | 14:26 WIB

Antrean kendaraan pemudik yang akan menyeberang di Pelabuhan Gilimanuk, Jumat (13/3) lalu.
Antrean kendaraan pemudik yang akan menyeberang di Pelabuhan Gilimanuk, Jumat (13/3) lalu.

Radarbadung.jawapos.com– Kemacetan luar biasa melanda jalur menuju Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, menjelang Hari Raya Nyepi dan Idulfitri. 

Antrean kendaraan mengular hingga 31 kilometer hingga wilayah Kecamatan Negara, bahkan menyebabkan salah satu pemudik tumbang akibat kerumunan.

Gubernur Bali Wayan Koster mengungkapkan, kemacetan tersebut dipicu lonjakan wisatawan domestik yang masuk melalui jalur darat sebesar 19 persen dibanding Maret 2025. Sementara wisatawan mancanegara juga naik 6 persen. 

"Memang kondisi penuh. Wisatawan domestik yang datang ke Bali meningkat besar sekali, ditambah lagi banyaknya angkutan logistik yang terjebak macet," ujar Koster saat ditemui di Gedung Wiswa Sabha Utama Kantor Gubernur Bali, Senin (16/3).

Kemacetan terjadi lebih awal dari prediksi, yakni pada 14-15 Maret, padahal puncak arus diperkirakan pada 17-18 Maret.

Selain volume kendaraan yang melampaui perkiraan, kondisi infrastruktur jalan Denpasar-Gilimanuk juga dinilai tidak memadai.

"Kita tidak menyangka akan seramai itu, tapi memang kondisi jalan kita sudah tidak memadai. Jalur Gilimanuk-Denpasar banyak tikungan dan tanjakan, kalau kendaraan logistik lewat akan membuat laju menjadi sangat lambat, diikuti bus sehingga membentuk antrean panjang," jelasnya.

Meskipun pihak ASDP telah menambah armada kapal, persoalan utama terletak pada akses darat setelah keluar pelabuhan.

Sebagai solusi jangka pendek, Koster tengah mempertimbangkan menerbitkan Surat Edaran untuk mengatur pergerakan kendaraan logistik yang masuk dan beroperasi di Bali.***

Editor : Donny Tabelak
#nyepi #wisatawan #gubernur bali #gilimanuk #wayan koster #mudik #kemacetan #idulfitri