Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

Heboh, Menu Makan Bergizi Gratis yang Sedikit, SPPG Pemaron Tutup Sementara

Francelino Junior • Sabtu, 6 September 2025 | 18:05 WIB

 

Pasca viralnya menu MBG yang sedikit di SDN 1 Baktiseraga, SPPG Buleleng Pemaron kini tutup sementara untuk evaluasi.
Pasca viralnya menu MBG yang sedikit di SDN 1 Baktiseraga, SPPG Buleleng Pemaron kini tutup sementara untuk evaluasi.

Radarbadung.jawapos.com- Setelaha viralnya menu makan bergizi gratis (MBG) di SDN 1 Baktiseraga di media sosial, kini Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Buleleng Pemaron tutup sementara.

Katanya, ini untuk perbaikan manajemen pengelolaan dapur.

Tutup sementara SPPG ini, diamini melalui surat bernomor 01/SP/SPPG.BBP/IX/2025 dengan kop Badan Gizi Nasional (BGN) tertanggal 4 September 2025, meski yang bertanda tangan di bawahnya adalah kepala SPPG Buleleng Buleleng Pemaron.

Dalam surat tersebut, dijelaskan kalau satuan tersebut untuk sementara waktu tidak beroperasional. Ini juga berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan operasionalnya.

”SPPG Buleleng Buleleng Pemaron tidak beroperasional karena akan melaksanakan perbaikan manajemen pengelolaan dapur agar dapat melaksanakan pemberian MBG dengan maksimal,” tulis Kepala SPPG Buleleng Buleleng Pemaron, I Putu Yudisthira Putra Narmada pada Kamis (4/9/2025).

SPPG ini diketahui membawahi atau melayani sejumlah satuan pendidikan. Mulai dari SMPN 2 Singaraja, SDN 1 Banyuasri, SDN 4 Banyuasri, SDN 1 Pemaron, SDN 2 Pemaron, TK Shinta Kumara, TK Dewi Kumara, TK Immanuel . Termasuk SDN 1 Baktiseraga yang kemudian MBG-nya menjadi perbincangan.

Sebelumnya ramai tampilan menu MBG di SDN 1 Baktiseraga terkesan sederhana dan apa adanya.

Dalam postingan di media sosial, terlihat menunya berisi nasi, masing-masing satu tahu dan bakso/perkedel, kangkung, dan anggur.

Piringnya pun tak penuh. Tentu ini menjadi pertanyaan, karena berkaitan dengan terpenuhi dan kecukupan gizi anak.

”Operasional kembali akan dilaksanakan secara bertahap, dalam pendistribusian ke sekolah penerima saat ini,” sambung isi suratnya.

Terpisah, Wakil Koordinator PJ BGN Kabupaten Buleleng, Ketut Ngurah Arya Krisna Satria Darma mengatakan, pihaknya bersama dengan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Buleleng hanya bertindak sebagai mitra kerjasama, agar penerima manfaat baik sekolah dan siswa, mendapatkan MBG sesuai dengan semestinya.

Ia menjelaskan, penataan tampilan maupun pemilihan menu, sepenuhnya kewenangan di SPPG, yang sudah disusun oleh ahli gizi yang tersedia di masing-masing mitra BGN.

Menu-menu itu sudah disusun berdasarkan rencana anggaran, yang dikelola selama sepuluh hari. Sebab program MBG berlangsung selama lima hari kerja tiap minggunya.

”Kami tindak lanjuti hal tersebut ke SPPG penyedia. Kami luruskan dan tindak lanjuti, agar yang jadi keresahan masyarakat, mengenai penyediaan, penataan, dan proses olah menu MBG dapat terselesaikan,” ujar Krisna Satria.***

EDUKASI: Komunitas Walking Tour Cepu mengeksplorasi lokasi-lokasi bersejarah, seperti rumah berarsitektur Belanda.
EDUKASI: Komunitas Walking Tour Cepu mengeksplorasi lokasi-lokasi bersejarah, seperti rumah berarsitektur Belanda.
Editor : Donny Tabelak
#Makan Bergizi Gratis #disdikpora buleleng #viral #Mbg