Hapus Kesan Kumuh dan Tempat Prostitusi, Bupati Tabanan Janji Tata Terminal Pesiapan
Juliadi Radar Bali• Sabtu, 6 September 2025 | 20:05 WIB
Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya janji tata Terminal Pesiapan.
Radarbadung.jawapos.com- Bupati Tabanan,I Komang Gede Sanjaya memastikan penataan terminal Pesiapan, Desa Dauh Peken Tabanan bakal dilakukan.
Bahkan rencana penataan itu sebelum status aset Terminal Pesiapan menjadi milik Pemkab Tabanan saat ini.
"Sebenarnya rencana menata Terminal Pesiapan itu sudah lama sekitar 10 tahun yang lalu. Tapi lagi-lagi, dulu terbentur soal status aset milik Pemprov Bali," kata Sanjaya ditemui belum lama, Rabu lalu (3/9/2025).
Nah, untuk melakukan penataan pada Terminal Pesiapan dengan status aset milik Provinsi Bali dimohon agar menjadi aset Pemkab Tabanan. "
Astungkara diijinkan dihibahkan statusnya Terminal Pesiapan itu jadi aset Pemkab Tabanan. Dari legalitas itulah kami berangkat untuk merancang terminal ini biar betul-betul menjadi muti fungsi," ungkapnya.
Ia menjelaskan berbagai pertimbangan mengapa pihaknya harus melakukan penataan terhadap Terminal Pesiapan.
Yakni sesuai dengan arahan bapak Gubenur Bali agar wilayah Sarbagita (Denpasar, Badung, Gianyar dan Tabanan) menjadi wilayah metropolitan Bali yang harus berjalan.
Apalagi sekarang wilayah trayek bus Metro Dewata sudah sampai ke Tabanan. Dengan menurunkan penumpang sampai ke Terminal Pesiapan.
Selain itu, menghapus kesan negatif, kumuh atau tempat prostitusi di Terminal Pesiapan.
"Mohon maaf ada kesan tidak baiklah seperti itu di Terminal Pesiapan. Nah sekarang bagaimana merubah sesuatu yang tidak baik menjadi baik. Apalagi status aset milik Tabanan sekarang ini," terangnya.
Lantaran terminal Pesiapan sudah menjadi aset Tabanan. Maka dari itu sudah menjadi tanggung pihaknya.
Sehingga betul-betul dikelola untuk menjadi tempat yang multi fungsi. Mulai dari terminal, pasar-pasar representatif yang sesuai dengan kondisi sekarang ini.
"Sekarang ini kami lagi susun kajiannya. Mudah-mudah semua terfasilitasi. entah dari pedagangnya, angkutan hingga pegadang yang berjualan menggunakan mobil pickup," tuturnya.
Pihaknya juga harapkan bisa menambah pendapatan asli daaerah (PAD) jika dikelola maksimal.
"Setiap tempat atau aset yang dikelola tentunya berorietasi pada peningkatan PAD," pungkasnya.***
RAMAI: Pengujung CFD di stadion letjend H Sudirman selalu ramai pengujung. Aneka jajanan, mainan, maupun baju dijual(DHANI WAHYU ALFIANSYAH/RDR.BJN)Ilustrasi Tren Miniatur AI menggunakan google geminiIlustrasi Tren Miniatur AI menggunakan google gemini Editor : Donny Tabelak