Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

Bali Dikepung Hujan Deras Disertai Banjir, 7 Orang Dilaporkan Meninggal, Sejumlah Pedagang Hilang

Andre Sulla • Rabu, 10 September 2025 | 23:15 WIB
Salah seorang korban ditemukan tewas terbawa aliran sungai. Dilaporkan, hujan seras disertai banjir menyebabkan 7 orang meninggal dunia.
Salah seorang korban ditemukan tewas terbawa aliran sungai. Dilaporkan, hujan seras disertai banjir menyebabkan 7 orang meninggal dunia.
Radarbadung.jawapos.com- Hujan lebat berdampak bencana banjir yang melanda wilayah Denpasar, Badung, Tabanan dan wilayah lainnya pada sejak Selasa hingga Rabu, menelan korban jiwa.
 
Informasi yang diperoleh, tujuh orang ditemukan meninggal dunia akibat terbawa arus maupun tertimpa runtuhan bangunan.
 
Tim gabungan hingga kini masih melakukan pencarian korban lain yang dilaporkan hilang.
 
Berdasarkan informasi yang dihimpun, seorang pria tanpa identitas ditemukan meninggal dunia di Bendungan Muara Nusa Dua, Badung, Bali, Rabu (10/9) sekitar pukul 09.40 WITA.
 
Baca Juga: Bali Dikepung Bencana Banjir, Sektor Ekonomi dan Pariwisata Terancam
 
Korban diduga hanyut dan tidak mampu menyelamatkan diri. Identitas hingga kini belum diketahui.
 
Beberapa jam berselang, jasad seorang perempuan tanpa identitas juga ditemukan di Tukad Klecung, Umalas, Kerobokan Kelod, Kuta Utara, Badung, sekitar pukul 12.00 WITA.
 
Berdasarkan perkiraan, Mrs.X ini hanyut dari kawasan Kerobokan Tengah dan tersangkut di lokasi tersebut. Proses evakuasi dilaksanakan oleh BPBD Badung.
 
Selain dua korban akibat hanyut, musibah ini juga menimpa warga di kawasan Kumbasari, Denpasar Barat.
 
Di mana enam orang jadi korban bangunan toko ambruk dan tiga pedagang diterjang banjir.
 
"Dari data diperoleh, terdapat sembilan korban," pungkas sumber petugas, Rabu (10/9).
 
Baca Juga: Update Banjir Denpasar: Puluhan Warga Dievakuasi Tim SAR, Hujan Masih Mengguyur Bali
 
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya menyatakan, peristiwa tragis bangunan toko runtuh dan menimbun sejumlah orang.
 
Tim SAR gabungan dari Basarnas Bali, BPBD, TNI, dan Polri dikerahkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi.
 
"Ada enam orang tertimpa reruntuhan bangunan, dengan rincian dua selamat dan empat meninggal dunia," jelasnya.
 
Korban yang selamat adalah Muis bersama anak laki-lakinya, Ousay. Bapak dan anak ini berhasil dikeluarkan dari reruntuhan Toko Kain Centrum dalam kondisi hidup. 
 
"Namun, istri Muis bernama Nadira dan anak perempuannya, Maimunah, tidak berhasil diselamatkan,” jelas Sidakarya.
 
Sementara itu, dari Toko Kain Tasnim, dua korban ditemukan meninggal dunia, yakni pemilik toko bernama Tasnim dan seorang laki-laki bernama Parwa Husein.
 
Selain korban dari dalam bangunan, tiga orang pedagang di sekitar lokasi juga menjadi korban.
 
Baca Juga: Kawasan Underpass Patung Dewa Ruci Ikut Terendam Banjir
 
Satu pedagang, Ni Wayan Lenyot, ditemukan meninggal dunia. 
Adapun dua pedagang lainnya hingga saat ini masih dalam pencarian tim SAR.
 
Proses evakuasi dilakukan dengan menggunakan alat berat dan didukung penuh oleh relawan.
 
"Petugas terus berupaya melakukan pencarian hingga seluruh korban ditemukan," pungkasnya. 
 
Hingga berita ini diturunkan, area sekitar lokasi masih dipasangi garis polisi untuk mengantisipasi adanya potensi runtuhan susulan.
 
Walaupun demikian, pihak Polresta Denpasar sama sekali belum memberikan tanggapan terkait data-data korban.***
JAGONGAN: Kades Ngringinrejo bersama Bupati Bojonegoro, setelah menggelar Jagongan bersama 100 petani milenial di Agrowisata Belimbing pada Juni 2025.
JAGONGAN: Kades Ngringinrejo bersama Bupati Bojonegoro, setelah menggelar Jagongan bersama 100 petani milenial di Agrowisata Belimbing pada Juni 2025.
(AINUR OCHIEM/RADAR BOJONEGORO)
(AINUR OCHIEM/RADAR BOJONEGORO)
Editor : Donny Tabelak
#hujan lebat #bali #badung #pedagang #dikepung banjir #banjir