Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

Korban Banjir Bertambah, Giliran Pedagang Ditemukan Nyangkut di Sungai: Di Gianyar 3 Orang Meninggal

Ida Bagus Indra Prasetia • Sabtu, 13 September 2025 | 23:05 WIB
Korban pedagang asal Guwang Ni Ketut Suweni yang ditemukan di sungai wilayah Batubulan digotong untuk dibawa ke rumah duka.
Korban pedagang asal Guwang Ni Ketut Suweni yang ditemukan di sungai wilayah Batubulan digotong untuk dibawa ke rumah duka.

Radarbadung.jawapos.com– Korban bencana banjir di Gianyar, Bali, bertambah satu lagi.

Kali ini, seorang pedagang Ni Ketut Suweni, 50, yang sempat hilang saat musibah banjir ditemukan pada Kamis lalu (11/9).

Jasad korban ditemukan nyangkut di pohon bambu di sungai wilayah Jalan Pasekan, Gang Batu Intan 3A, Desa Batubulan, Kecamatan Sukawati.

Korban ditemukan pukul 08.48 WITA, setelah upaya pencarian intensif selama dua hari oleh tim penyelamat.

Kabid Kedaruratan BPBD Gianyar Gusti Ngurah Dibya Presasta menyatakan musibah ini bermula dari curah hujan tinggi yang melanda wilayah Kabupaten Gianyar sejak Rabu (10/9/2025).

Saat itu, keluarga korban mencari keberadaan Suweni yang hendak berangkat berjualan ke pasar.

”Pihak keluarga melaporkan bahwa Ni Ketut Suweni belum pulang ke rumahnya di Banjar Tagtag, Desa Guwang,” ujarnya.

Akhirnya, pencarian menemukan hasil dari temuan motor Honda Scoopy berwarna putih dengan nomor polisi DK 5565 KBC.

Motor itu ditemukan oleh warga bernama Pak Lotring di aliran sungai yang membentang dari Pasekan, Desa Batubulan, hingga ke muara Pantai Gumicik.

Pada Rabu malam, upaya pencarian segera dilakukan oleh keluarga dan warga setempat dengan menyisir aliran sungai.

Namun, karena kondisi medan yang curam dan arus sungai yang deras, pencarian dihentikan pada pukul 22.30 WITA dan dilanjutkan keesokan harinya dengan melibatkan BPBD Kabupaten Gianyar.

Pada Kamis pagi (11/9) tim gabungan dari BPBD Gianyar, Babinsa Desa Guwang, Bhabinkamtibmas Desa Guwang, keluarga, dan warga setempat melanjutkan pencarian.

”Korban akhirnya berhasil ditemukan pada pukul 08.48 WITA di pinggir sungai Desa Batubulan dalam kondisi meninggal,” ujarnya.

Setelah dievakuasi, jenazah Ni Ketut Suweni dibawa ke rumah duka menggunakan armada Palang Merah Indonesia (PMI).

Sementara itu, Pawas Iptu I Putu Suwala Patra seizin Kapolsek telah memimpin proses evakuasi.

”Proses evakuasi jenazah korban dilakukan oleh tim gabungan dari Polsek Sukawati gabungan piket fungsi, BPBD, dan PMI Kabupaten Gianyar. Dengan menggunakan ambulans PMI, jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka di Banjar Tagtag, Desa Guwang, Kecamatan Sukawati,” jelasnya.

Dikatakan, pihak keluarga korban telah menerima kejadian ini sebagai sebuah musibah. ”Oleh karena itu, keluarga menolak dilakukannya visum atau autopsi pada jenazah,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, pada Rabu (10/9) ditemukan dua korban tertimpa tembok yang jebol tergerus longsor.

Korban pertama, Ni Made Latip, perempuan 75 tahun, alamat Banjar Peteluan Temesi.

Korban kedua, Ni Made Rupet, perempuan 87 tahun, alamat Banjar Lebih Duur Kaja.***

Ilustrasi Miniatur AI Ala Action Figure Bandai Pakai Google Gemini
Ilustrasi Miniatur AI Ala Action Figure Bandai Pakai Google Gemini
Editor : Donny Tabelak
#korban banjir #gianyar #pedagang #sungai #bpbd gianyar