Satu Korban Banjir Bali Ditemukan Mengapung di Sungai
Andre Sulla• Senin, 15 September 2025 | 22:05 WIB
Tubuh jenazah korban banjir ini diketahui bernama Suandi, 60, membengkak.
Radarbadung.jawapos.com– Warga digegerkan dengan penemuan jenazah korban banjir. Korban ini diketahui bernama Suandi, 60.
Mayat Lelaki kelahiran Magetan yang beralamat di Jalan Sumatra No. 25, ini terlihat di pinggiran Sungai, tepatnya di bawah rumah Kadek Sura di Jalan Kertanegara, Gang Batu Medapit, Banjar Pohgading, Desa Ubung Kaja, Kecamatan Denpasar Utara, Kota Denpasar, Senin (15/9/2025) sekitar pukul 09.00 WITA.
Penemuan mayat bermula sekitar pukul 07.30 WITA, ketika warga mencium bau busuk menyengat dari arah sungai.
Sejumlah saksi kemudian menelusuri sumber aroma tersebut dan menemukan sesosok tangan manusia di bawah tumpukan sampah.
Setelah dilakukan pembersihan, terlihat jasad dalam kondisi sudah membusuk. Peristiwa itu langsung dilaporkan kepada Bhabinkamtibmas Desa Ubung Kaja, yang kemudian meneruskan informasi kepada Kapolsek Denpasar Utara.
Tak lama berselang, tim kepolisian bersama aparat terkait mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan.
Kepala Seksi Humas Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi, membenarkan penemuan mayat tersebut.
“Benar, telah ditemukan seorang pria meninggal dunia di aliran Tukad Badung, tepatnya di bawah rumah warga bernama Kadek Sura di Jalan Kertanegara, Gang Batu Medapit, Banjar Pohgading,” ujarnya.
Kapolsek Denpasar Utara Iptu I Ketut Darbawa, S.H., M.H. bersama Kanit Intelkam Ipda I Kadek Recita, S.H. dan Kanit Binmas selaku pawas turut memimpin langsung olah TKP.
Menurut keterangan saksi I MD, 48, Kepala Dusun Banjar Pohgading, serta I NB, 45, warga setempat, jasad ditemukan dalam keadaan terlentang, kepala mengarah ke barat dan kaki ke timur.
Kondisi tubuh sudah membengkak, mengeluarkan ulat di bagian kepala dan kaki, serta ditemukan tanpa busana.
Dari hasil pemeriksaan awal di TKP, polisi menduga korban adalah salah satu warga yang hanyut akibat banjir besar yang melanda Bali pada 10 September 2025.
Dugaan ini diperkuat dengan keterangan keluarga, yang menyatakan bahwa korban sempat hilang setelah banjir.
Anak kandung korban, memastikan bahwa jasad tersebut adalah ayahnya, Suandi.
Selanjutnya, jenazah dievakuasi oleh tim BPBD Kota Denpasar menggunakan ambulans dan dibawa ke RSUP Sanglah untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Penemuan ini menambah daftar korban jiwa akibat banjir bandang di Bali, yang hingga kini masih menyisakan duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat.
"Kami juga mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, mengingat curah hujan di wilayah Bali masih berlangsung pagi tadi," pungkas Jubir Polresta Denpasar.***
PRODUK: Mini ekspo yang digelar Tim Pengabdian Masyarakat Polinema menampilkan hasil inovasi UMKM kuliner, termasuk kentang kering Dapur Bu Ardi.(IST/RADAR SURABAYA)Photo Editor : Donny Tabelak