Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

Desa Songan Kembali Berdarah, Dua Nyawa Melayang, Dipicu Parkiran Mobil Jeep

Andre Sulla • Minggu, 12 Oktober 2025 | 23:32 WIB
Ilustrasi bentrok antar warga. Dari peristiwa berdarah di Desa Songan, Bangli, Bali, ini, dua nyawa melayang.
Ilustrasi bentrok antar warga. Dari peristiwa berdarah di Desa Songan, Bangli, Bali, ini, dua nyawa melayang.
 
Radarbadung.jawapos.com- Bentrok berdarah antar warga terjadi di Banjar Tabu, Desa Songan, Kecamatan Kintamani, Bangli, Bali, pada Minggu (12/10). Kejadian ini menyebabkan dua orang tewas.
 
Peristiwa bermula sekitar pukul 07.30 WITA, ketika terjadi perselisihan terkait lahan parkir jeep wisata.
 
Informasi yang dihimpun menyebutkan, terduga pelaku bernama MK Arta, warga Desa Songan A, berinisiatif membuat area parkir jeep di sekitar lokasi wisata.
 
Namun, korban yang bernama Jero Semadi bersama saudaranya menolak karena jeep tersebut melintasi lahan milik mereka tanpa izin.
 
Ketegangan pun terjadi di lokasi kejadian dan berujung pada bentrok fisik antara kedua pihak.
 
Baca Juga: Peringati Bom Bali I di Legian, Wisatawan dan Keluarga Korban Doa lalu Tabur Bunga Bersama
 
 
Dalam peristiwa tersebut, korban Jero Semadi, 47, dan saudaranya inisial IKK, 50, tewas akibat luka serius yang dialami.
 
Hingga saat ini, petugas kepolisian telah berada di lokasi untuk mengamankan situasi dan mencegah bentrok susulan.
 
Aparat juga melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap kronologi detail serta motif lengkap kejadian.
 
Kapolsek Kintamani Kompol Made Dwi Puja Rimbawa membenarkan peristiwa ini.
Ia mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan di Tempat Kejadian Perkara (TKP). ”Petugas masih di TKP,” ujarnya. 
 
Sementara itu, Humas RSU Bangli Sang Kompyang Arie Sukma Wijaya menyatakan pihak RS kedatangan dua pasien pukul 09.20 Wita dalam kondisi sudah meninggal dunia.
 
Mereka diangkut mobil pikap. Jero Semadi meninggal dengan luka terbuka di bagian perut diduga karena senjata tajam. Sedangkan IKK luka di bagian kepala secara terbuka. 
 
Tak berselang lama, pukul 10.09 Wita IGD RS kembali kedatangan pasien rujukan Puskesmas inisial IWT, 53. Pasien itu kini dalam penanganan.
 
Di tempat terpisah, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Bali Kombes Pol Ariasandy, S.I.K., membenarkan peristiwa berdarah tersebut.
 
Baca Juga: Akibat Listrik Padam, 74 Penerbangan di Bandara Ngurah Rai Alami Kendala, Penerbangan Internasional Terbanyak
 
Ia menyebut hasil penyelidikan sementara menunjukkan bahwa pemicu peristiwa berdarah hanyalah persoalan sepele, yakni sengketa area parkir jeep wisata.
 
“Benar, telah terjadi peristiwa kekerasan yang menyebabkan dua korban meninggal dunia. Satu orang calon tersangka telah diamankan dan masih menjalani pemeriksaan intensif,” ujar Ariasandy, Minggu (12/10).
 
Berdasarkan hasil pengembangan, terduga pelaku bernama MK Arta, warga Desa Songan A. 
 
Ia disebut berinisiatif membuka lahan parkir jeep di sekitar lokasi wisata. Namun, langkah tersebut ditentang oleh almarhum Jero Semadi dan saudaranya lantaran akses jeep melintasi lahan milik keluarga mereka tanpa izin.
 
Ketegangan antara kedua pihak memuncak dan berujung pada bentrok fisik. Dalam perkelahian tersebut, Jero Semadi dan saudaranya mengalami luka serius hingga meninggal dunia di lokasi.
 
Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi. Hingga saat ini, penyidik Polres Bangli masih mendalami kasus tersebut.
 
“Pemeriksaan masih berlangsung. Tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka lain yang terlibat,” pungkas Kombes Ariasandy.***
 
Editor : Donny Tabelak
#Polres Bangli #pembunuhan #bentrok #songan #lahan parkir #bangli #polda bali #Mobil Jeep