Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

Desa Bugbug Kembali Memanas, Polisi Kerahkan Ratusan Personel

Zulfika Rahman • Rabu, 15 Oktober 2025 | 00:00 WIB

 

Polres Karangasem saat melakukan pengamanan di Desa Adat Bugbug yang kembali memanas.
Polres Karangasem saat melakukan pengamanan di Desa Adat Bugbug yang kembali memanas.

Radarbadung.jawapos.com- Desa Adat Bugbug kembali memanas. Ini setelah adanya kedua kelompok yang nyaris bentrok, Senin kemarin (13/10).

Ratusan personel dari Polres Karangasem diterjunkan untuk meredam konflik lebih besar antar dua kelompok yang bersengketa.

Kasi Humas Polres Karangasem, Ipda I Nengah Artono mengatakan, total personel yang dikerahkan untuk pengamanan Desa Adat Bugbug sebanyak 258 orang.

Terdiri dari personel Polres Karangasem dan personel kerangka Dalmas polsek-polsek Karangasem.

”Kami lakukan pengamanan karena adanya potensi konflik dari kedua kelompok yang berseteru,” ujarnya.

Artono mengungkapkan, sempat terjadi ketegangan. Ini setelah adanya salah satu kelompok melakukan paruman di Wantilan Desa Adat Bugbug.

Selang beberapa saat, satu kelompok lainnya mendatangi wantilan dengan tujuan membubarkan paruman tersebut.

”Sempat terjadi dorong-dorongan antar kedua kelompok. Eskalasi sempat meningkat. Namun berhasil kami cegah. Kami sekat agar konflik tidak pecah,” bebernya.

Setelah adanya negosiasi dari aparat kepolisian, salah satu kelompok membubarkan diri.

Hal ini dilakukan untuk mencegah konflik lebih besar yang melibatkan dua kelompok di Desa Adat Bugbug.

”Untuk saat ini, situasi kondusif. Tapi kami masih stabdby di lokasi mencegah ketika tensi meningkat,” ucap Artono.

Untuk pengamanan, Polres Karangasem tidak dibackup dari Personel Polda Bali dan Brimob.

”Tapi sudah stabdby jika dibutuhkan. Sejauh ini Polres Karangasem mengerahkan 80 persen kekuatan personel,” imbuhnya. 

Potensi konflik kata Artono, pada Senin kemarin mencuat karena adanya informasi kehadiran beberapa tokoh di luar Desa Bugbug.

”Khawatir konflik pecah. Makanya kami kerahkan ratusan personel untuk pengamanan,” jelas Artono.

Dia berharap, sengketa di Desa Adat Bugbug cepat mereda. Pihaknya juga mengimbau agar tidak melakukan tindakan anarkis yang mengarah pada tindak pidana melawan hukum.

”Semoga bisa diselesaikan dengan musyawarah. Semoga konflik ini cepat mereda, situasi di Bugbug bisa kembali kondusif,” pungkas Artono.***

Salah satu Program acara Trans7 dianggap menghina Pesantren dan Martabat Kiai.
Salah satu Program acara Trans7 dianggap menghina Pesantren dan Martabat Kiai.
PETISI ONLINE: PB PMII juga menyerukan petisi desak KPI cabut izin siaran Trans7.
PETISI ONLINE: PB PMII juga menyerukan petisi desak KPI cabut izin siaran Trans7.
Editor : Donny Tabelak
#Paruman #bentrok #desa adat bugbug #polres karangasem