Pelaku Pembuang Sampah Sembarangan di Sungai Ditangkap, Perbekel Desa Minta Ada Sanksi Tegas Biar Jera
Ida Bagus Indra Prasetia• Kamis, 30 Oktober 2025 - 07:30 WIB
Aparat desa Temesi mengamankan pelaku pembuang sampah sembarangan.
Radarbadung.jawapos.com- Pria asal Jember, Jatim, ini kedapatan membuang sampah sembarangan.
Sampah bau menyengat itu dibuang pelaku ke aliran sungai di wilayah perbatasan Desa Temesi dengan Desa Tulikup, Kecamatan Gianyar, Bali.
Peristiwa ini terjadi pada Senin pagi (27/10) sekitar pukul 08.00 WITA. Pelaku tertangkap tangan oleh warga saat membuang satu boks besar berisi sisa udang dan ikan yang telah membusuk ke Tukad Lulung, jalur air yang mengarah ke Pasar Tulikup.
Bau tajam menyengat dari limbah laut itu bahkan tercium di sepanjang akses jalan menuju Temesi, karena air bekas sampah berceceran di permukaan jalan.
”Tadi pagi sekitar jam delapan di Tukad Lulung, kami tangkap seorang warga luar Bali dari Jember yang membuang sampah satu boks besar berisi udang dan ikan busuk. Baunya luar biasa menyengat, bahkan sampai ke jalan Temesi,” ujar Perbekel Desa Temesi I Ketut Branayoga.
Branayoga menuturkan, warga sebenarnya sudah memperingatkan pelaku untuk tidak membuang sampah di sungai.
Namun, pelaku justru kembali ke lokasi sehingga akhirnya berhasil diamankan dan dibawa ke Kantor Desa Temesi untuk diperiksa lebih lanjut.
”Awalnya sudah disuruh pergi oleh warga, tapi dia kembali lagi. Akhirnya tertangkap sendiri. Kami bawa ke kantor desa untuk diinterogasi, termasuk memanggil temannya yang berjualan sate ayam di Pasar Tulikup. Mereka tinggal di Kelurahan Gianyar,” jelas Branayoga.
Saat pemeriksaan, pelaku tidak dapat menunjukkan identitas diri berupa KTP. Pihak desa pun langsung melaporkan kejadian ini kepada Satpol PP Kabupaten Gianyar untuk penindakan lebih lanjut.
”Kami sudah lapor ke Satpol PP. Orang itu mengaku tidak punya KTP. Jadi sekarang sedang ditangani oleh pihak Satpol PP,” tambahnya.
Perbekel Branayoga memberikan apresiasi kepada warga yang sigap menjaga lingkungan dan menegaskan pentingnya peran masyarakat dalam mencegah pencemaran kawasan sungai.
”Saya sangat mengapresiasi masyarakat yang peduli. Sekarang sudah saatnya kita bersama-sama menjaga lingkungan. Kalau ada yang melihat pembuangan sampah sembarangan, segera laporkan ke pihak desa atau langsung ke Satpol PP,” tegas Branayoga.
Menurutnya, aksi pembuangan sampah liar di wilayah Temesi masih sering dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Sebelumnya, pemuda di Banjar Bono juga berhasil menangkap warga luar Bali yang membuang sampah di sungai.
Branayoga mendesak adanya sanksi tegas agar menimbulkan efek jera dan menjadi pelajaran bagi masyarakat luas.
”Pemerintah sudah sangat gencar mengkampanyekan penanganan sampah, tapi masih ada yang tidak peduli. Karena itu harus ada sanksi jelas, supaya masyarakat tahu bahwa pemerintah serius dalam urusan lingkungan,” ujarnya.***