Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

Proyek Lift di Pantai Kelingking Habiskan Dana Ratusan Miliar, Kini Jadi Sorotan

Dewa Ayu Pitri Arisanti • Jumat, 31 Oktober 2025 | 15:05 WIB
Proyek lift kaca atau Glass Viewing Platforms di Pantai Kelingking, Banjar Karang Dawa, Desa Bungamekar, Nusa Penida, yang kini dipertanyakan.
Proyek lift kaca atau Glass Viewing Platforms di Pantai Kelingking, Banjar Karang Dawa, Desa Bungamekar, Nusa Penida, yang kini dipertanyakan.

Radarbadung.jawapos.com- Proyek lift kaca atau Glass Viewing Platforms yang dibangun sejak tahun 2023 lalu di Pantai Kelingking, Banjar Karang Dawa, Desa Bungamekar, Kecamatan Nusa Penida, belakangan menjadi sorotan warga di media sosial.

Proyek dengan nilai investasi asing ratusan miliar rupiah ini menimbulkan pro dan kontra lantaran keberadaannya dipandang merusak keindahan Pantai Kelingking.

Direktur PT. Bina Nusa Properti, I Komang Suantara, Kamis kemarin (30/10) menjelaskan Glass Viewing Platforms merupakan proyek kerja sama antara investor Tiongkok, PT. Bina Nusa Properti (BNP), dengan Banjar Adat Karang Dawa.

Pembangunan lift kaca ini sudah dimulai dengan peletakan batu pertama Jumat (7/7) tahun 2023 lalu. ”Administrasi atau perizinan proyek ini telah lengkap, yang artinya legal,” jelasnya.

Dengan jumlah investasi yang cukup besar, perizinan yang lengkap, dengan potensi dapat mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD), menurutnya proyek ini seharusnya didukung agar dapat terealisasi.

Mengingat tidak mudah mengajak penanaman modal asing (PMA) dengan nilai investasi yang cukup besar ke Nusa Penida.

”Kendala kelancaran transportasi menjadi salah satu pertimbangan dalam berinvestasi di Nusa Penida. Kalau investasi dipersulit, investor akan berpikir ribuan kali menanamkan modalnya di Nusa Penida,” ujarnya.

Menurutnya, Glass Viewing Platforms telah dinanti-nanti wisatawan. Dengan adanya Glass Viewing Platforms, wisatawan dengan kondisi tubuh yang kurang prima juga dapat menikmati keindahan Pantai Kelingking.

Hal ini dapat meningkatkan kunjungan ke Pantai Kelingking. Tidak hanya itu, proyek ini juga dapat menekan jumlah kecelakaan wisatawan saat berkunjung ke Pantai Kelingking.

”Bahkan dalam proses pembangunan, proyek ini sudah banyak berperan dalam menolong evakuasi wisatawan yang mengalami celaka saat berwisata di Pantai Kelingking. Dan kami tidak pungut biaya. Ada sekitar 50 wisatawan yang kami bantu,” katanya.

Lebih lanjut dia mengaku telah diundang Bupati Klungkung, I Made Satria dalam rapat koordinasi terbatas (rakortas, Red), terkait perizinan proyek Glass Viewing Platforms bertempat di Kantor Bupati Klungkung, Jumat (24/10).

Dalam kesempatan itu, dia menjelaskan secara detail mengenai proyek tersebut, baik dari segi perizinan maupun keuntungan yang akan diperoleh Nusa Penida dengan adanya proyek tersebut.

”Bapak Bupati dan Bapak Wakil Bupati berterima kasih kepada, saya telah menjelaskan secara rinci. Beliau mengaku tidak akan tahu perizinan proyek ini telah lengkap bila tidak saya yang menjelaskannya,” tandasnya.

Sementara itu, Bupati Klungkung, I Made Satria saat dikonfirmasi terpisah mengaku membenarkan bila telah memanggil Suantara untuk menjelaskan mengenai proyek tersebut.

Dengan terbitnya perizinan dari pemerintah pusat, menurutnya Pemkab Klungkung tidak dapat berbicara banyak dan harus mengikuti keputusan pusat terhadap investor.

”Di dalam perjalanan sekarang, mungkin 70 persen berjalan. Dengan adanya pembangunan yang hampir selesai ini timbulkan ketidaknyamanan dari wisatawan yang berkunjung ke situ dan masyarakat lokal sehingga viral kembali,” ujarnya.

Viralnya persoalan ini menurutnya sampai membuat Gubernur Bali, Wayan Koster ditelepon pemerintah pusat. Sehingga pihaknya pun akhirnya dihubungi Koster terkait persoalan tersebut.

”Kala itu saya jawab, izin sudah diurus dan ada perizinan juga, Gubernur bilang akan turunkan tim. Silakan kami sangat menunggu itu. Kami tidak bisa melarang orang membangun apalagi sudah dapat izin dari pusat. Lagian itu wilayah pantai bukan kewenangan daerah itu kewenangan provinsi dan pusat,” tandasnya.***

Editor : Donny Tabelak
#gubernur bali #wayan koster #pemkab klungkung #lift #Nusa Penida #pantai kelingking