Radarbadung.jawapos.com- Tim gabungan akhirnya menemukan korban yang jatuh di Sungai Batu Dendeng, Banjar Bangkilesan, Desa Mas, Kecamatan Ubud.
Korban asal Jakarta, Angky Aromeo Novy Wahyudi, 55, ditemukan hanyut ke arah selatan, tepatnya di Sungai Banjar Dauh Uma, Desa Batuan Kaler, Kecamatan Sukawati.
Pada Sabtu (1/11) pagi, jasad Angky ditemukan mengambang. Petugas gabungan yang mencari di wilayah Desa Mas, langsung bergeser ke Batuan Kaler. Tim gabungan segera menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 08.30 Wita.
Proses evakuasi dilakukan dengan hati-hati hingga selesai pukul 09.30 Wita. Jenazah kemudian dibawa ke RS Ari Canti, Mas, Ubud, menggunakan ambulans PMI Gianyar.
Dari hasil pemeriksaan awal, korban berjenis kelamin laki-laki, berperawakan gemuk, tidak mengenakan pakaian, mengenakan jam tangan di tangan kiri, dan memiliki ciri khas pada jari manis tangan kiri yang buntung.
Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban yang beralamat di Grande Residence, Jakarta itu.
Istri korban, Christin Kurniawan, 49, yang datang ke rumah sakit, dengan tenang dan penuh ketegaran membenarkan bahwa jasad tersebut adalah suaminya.
Ia mengenali ciri fisik korban, termasuk jam tangan yang masih melingkar di pergelangan tangan kiri serta cacat pada jari telunjuk.
Kepada petugas, ia menyatakan menerima kepergian sang suami dengan ikhlas, seraya berharap almarhum mendapat tempat terbaik.
Kasi Humas Polres Gianyar Ipda I Gusti Ngurah Suardita seizin Kapolres Gianyar AKBP Chandra C. Kesuma membenarkan temuan tersebut.
”Benar, korban atas nama Angky Aromeo Novy Wahyudi yang sebelumnya dilaporkan hanyut di Sungai Batu Dendeng telah ditemukan di aliran Sungai Banjar Dauh Uma, Sukawati. Tim gabungan langsung melakukan evakuasi dan membawa korban ke RS Ari Canti untuk penanganan lebih lanjut,” ujarnya.
Terkait kepergian korban, keluarga telah menerima. ”Pihak keluarga juga telah mengkonfirmasi identitas korban dan menerima peristiwa ini sebagai musibah,” imbuh Suardita.
Ia menambahkan, kepolisian bersama instansi terkait akan terus berkoordinasi dengan keluarga korban terkait proses administrasi dan pemulangan jenazah ke daerah asal.
”Kami turut berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya atas musibah ini. Semoga keluarga diberikan ketabahan. Kami juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat beraktivitas di sekitar aliran sungai, terutama di musim hujan,” pungkasnya.***