Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

Lagi, Bayi Dibuang Orang Tuanya, Ditemukan Mengapung di Sungai Taman Pancing

Andre Sulla • Kamis, 6 November 2025 | 16:05 WIB

 

Jasad bayi perempuan gegerkan warga Jalan Taman Pancing Timur, Pemogan, Denpasar Selatan, Selasa 4 Oktober 2025 lalu.
Jasad bayi perempuan gegerkan warga Jalan Taman Pancing Timur, Pemogan, Denpasar Selatan, Selasa 4 Oktober 2025 lalu.
 
Radarbadung.jawapos.com– Warga Denpasar kembali dibuat geger. Ini, menyusul ditemukannya bayi perempuan mengapung di sekitar sungai Taman Pancing Timur, Pemogan, Denpasar Selatan.
 
Bayi malang itu ditemukan tak bernyawa, dalam kondisi masih lengkap dengan ari-ari dan tanpa sehelai kain pun menutupi tubuhnya, Selasa 4 September 2025 sekitar pukul 16.00 WITA.
 
Penemuan bayi itu pertama kali diketahui oleh seorang buruh proyek bernama J, 43. Saat itu, ia tengah berjalan di bantaran sungai dan dikejutkan oleh benda menyerupai tubuh bayi yang mengapung di air.
 
“Saksi langsung memanggil temannya AS, kemudian keduanya menuju ke lokasi dan mengangkat jasad bayi ke tepi sungai,” jelas Kasi Humas Polresta Denpasar Kompol I Ketut Sukadi, Rabu (5/11).
 
Baca Juga: WNA Rusia Makin Berani di Bali, Bergaya Militer lalu Lakukan Penganiayaan dan Pemerasan
 
Setelah dievakuasi, jenazah bayi ditutupi daun pisang di tepi sungai sebelum petugas kepolisian tiba di tempat kejadian perkara (TKP).
 
Unit Identifikasi Sat Reskrim Polresta Denpasar yang datang sekitar pukul 17.45 WITA, langsung melakukan olah TKP. Hasil pemeriksaan awal, bayi tersebut berjenis kelamin perempuan.
 
Bayi itu masih tersambung dengan tali pusar, dan memiliki anggota tubuh yang sudah sempurna, menandakan bayi lahir cukup bulan.
 
"Namun, pada kepala bagian kiri atas ditemukan luka yang diduga akibat benturan saat hanyut terbawa arus sungai," bebernya.
 
Jenazah bayi tersebut dibawa ke RSUP Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah menggunakan mobil ambulans PMI Kota Denpasar untuk pemeriksaan medis lebih lanjut.
 
Baca Juga: Stafnya Ditangkap karena Nyabu, BNNK Buleleng Minta Dipecat dengan Tidak Hormat
 
Polisi hingga kini masih menyelidiki asal-usul bayi tersebut. Petugas telah meminta keterangan saksi, mengamankan lokasi dengan garis polisi, dan berupaya menelusuri rekaman CCTV di sekitar TKP. Diduga jenazah bayi terbawa arus sungai.
 
Polisi hingga kini masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kematian dan siapa orang tua yang tega membuang bayinya itu.
 
"Kasus ini kini ditangani Unit Reskrim Polsek Denpasar Selatan. Polisi juga mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait agar melapor ke pihak berwenang," pungkas Jubir Polresta Denpasar.***
Kirab dan grebeg bibit di Festival Kebonkliwon IV diikuti oleh ratusan warga lokal di Dusun Kebonkliwon, Salaman, Kabupaten Magelang
Kirab dan grebeg bibit di Festival Kebonkliwon IV diikuti oleh ratusan warga lokal di Dusun Kebonkliwon, Salaman, Kabupaten Magelang
Editor : Donny Tabelak
#polresta denpasar #pembuangan orok #penemuan bayi #taman pancing