Radarbadung.jawapos.com- Gadis dibawah umur berinisial LS, 15, warga Desa Banjarasem, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng membuat keluarganya panik.
Sebab ia pergi tanpa pamit dengan kedua orang tuanya, yang ternyata ditemukan bersama pacarnya di salah satu lokasi Desa Alasangker, Kecamatan Buleleng tiga hari kemudian.
LS diduga kabur dari rumahnya pada Sabtu (22/11) sekitar pukul 05.30 Wita. I Ketut Suradana, 36, orang tuanya yang baru bangun pukul 06.00 Wita, mendapati anaknya itu tidak ada di rumah setelah dipanggil-panggil.
Remaja 15 tahun itu kemudian dicari ke saluran irigasi dekat rumah, sampai ke rumah kakek dan pamannya. Tetapi masih juga tidak ditemukan.
Suradana sempat menelpon anaknya itu dan dijawab. Ketika terjadi percakapan, komunikasi itu langsung diputus.
Akhirnya keluarga meminta bantuan untuk melacak nomor ponsel LS dan terdeteksi di wilayah Kelurahan Banyuning, Kecamatan Buleleng.
”Di Banyuning, pencarian dilakukan seputaran kos-kosan yang ada di sana, bahkan dibantu oleh warga sekitar. Namun hasilnya nihil. Dengan hasil itu, dilakukan pelaporan ke Polsek Seririt di hari yang bersamaan,” ujar Kasi Humas Polres Buleleng, IPTU Yohana Rosalin Diaz pada Kamis (27/11).
Pasca laporan tersebut, Polsek Seririt langsung melakukan pencarian. Berdasarkan informasi dari salah satu akun media sosial, diketahui LS pergi bersama seseorang berinisial GJ alias Blodor, 19, warga Kelurahan Astina, Kecamatan Buleleng.
Polisi langsung mendatangi rumahnya dan menemui orang tua serta kakak Blodor.
Keluarga membenarkan kalau terduga pelaku membawa LS ke rumah, tiga hari sebelumnya. Tetapi setelah itu mereka pergi tanpa memberitahu tujuannya.
Pencarian bahkan dilakukan ke rumah kakak, bibi, toko tempatnya bekerja, hingga ke kost ipar terduga pelaku.
Namun nihil ditemukan. Kemudian berdasarkan hasil check pos, keduanya terdeteksi di Desa Alasangker.
Tim bergerak menuju TKP dan menemukan, lalu mengamankannya ke Mapolsek Seririt untuk tindakan lebih lanjut.
”Saat ini kasus tersebut sudah dalam penanganan kami. Masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut,” tambah Kanit IV PPA dan Tipidter Sat Reskrim Polres Buleleng, IPTU Agus Fajar Gumelar terpisah.***
Editor : Donny Tabelak