Radarbadung.jawapos.com- Asap putih yang muncul dari kawah Gunung Agung memicu kekhawatiran warga Karangasem, Bali. Fenomena tersebut sempat diabadikan melalui video salah satu warga dan diupload di media sosial.
Menyikapi hal tersebut Kalaksa BPBD Karangasem, Ida Ketut Arimbawa menjelaskan, terkait fenomena kemunculan asap putih merupakan fenomena alami setiap gunung api yang berstatus aktif. Terlebih saat kondisi hujan.
”Kemunculan asap pada gunung berstatus level 1 itu hal yang biasa,” tuturnya saat dikonfirmasi Senin (1/12).
Lebih lanjut dikatakan, kemunculan asap pada areal kawah karena adanya uap air. Dia menegaskan bahwa fenomena itu merupakan kondisi alami gunung api aktif, terlebih saat terjadi hujan di sekitar puncak.
Menurutnya, hujan yang mengguyur kawasan puncak dapat memicu peningkatan uap dari areal kawah Gunung.
”Tiap hari pasti keluar asap, namanya juga gunung aktif. Tahun 2022 saya terakhir mendaki bulan Juni, juga keluar asap,” ucap Arimbawa.
Dia menuturkan, apabila terjadi peningkatan aktivitas, BPBD Karangasem pasti mendapat informasi pertama kali dari pengamat Gunung Api Agung di Rendang.
”Tidak usah panik. Jangan mudah percaya informasi yang kebenarannya belum jelas,” sebutnya.
Ia menegaskan, seluruh perkembangan Gunung Agung terus dipantau secara resmi oleh PVMBG.
Berdasarkan laporan harian PVMBG 30/11/2025, kondisi visual Gunung Agung pada periode 00.00–24.00 tertutup kabut, sehingga asap kawah tidak teramati.
Aktivitas gempa diantaranya terjadi 2 kali Gempa Vulkanik Dalam dengan amplitudo 4-19 MM. Gempa Tektonik Lokal 1 kali dan gempa tektonik jauh 2 kali.
Meski status gunung tetap aman, masyarakat dan wisatawan diminta mematuhi beberapa rekomendasi diantaranya, membatasi aktivitas di sekitar kawah, tidak berada di area puncak saat cuaca mendung atau hujan, serta dilarang bermalam di sekitar kawah.
Mewaspadai potensi lahar pada aliran sungai yang berhulu di puncak Gunung Agung, terutama saat musim hujan.
" Tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Selalu ikuti arahan resmi BPBD dan PVMBG," tandasnya.***
Editor : Donny Tabelak