Mengerikan! Empat Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun, Sopir Terjepit hingga Jalur Tengkorak Macet Total
Juliadi Radar Bali• Rabu, 10 Desember 2025 | 00:16 WIB
Kondisi empat kendaraan yang alami kecelakaan beruntun di Jalur Denpasar-Gilimanuk yang picu kemacetan panjang.
Radarbadung.jawapos.com- Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Jalur Tengkorak Denpasar-Gilimanuk, yang membuat kemacetan panjang.
Kemacetan parah itu dipicu adanya kecelakaan beruntun yang melibatkan empat kendaraan sekaligus dan sebuah sepeda motor.
Kecelakaan lalu lintas itu tepat terjadi di Banjar Dinas Dinas Soka kelod, Desa Antap, Selemadeg, Tabanan di Jalan Denpasar – Gilimanuk.
Adanya insiden kecelakaan itu membuat arus lalu lintas mengalami kemacetan panjang. Pasalnya penanganan evakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan beruntun membutuh waktu lama.
Kapolsek Selemadeg Kompol I Wayan Suastika tak menampik jika arus lalu lintas di Jalan Denpasar-Gilimanuk sempat alami kemacetan parah akibat dari insiden kecelakaan lalu lintas beruntun melibatkan empat kendaraan sekaligus. Situasi lalu lintas bisa kembali normal Selasa kemarin (9/12) pukul 09.00 pagi.
"Kecelakaan beruntun terjadi Senin sore (8/12) sekitar pukul 17.40 wita. Namun karena evakuasi kendaraan memakan waktu lama. Disamping itu kendaraan melintang ditengah jalan itu penyebab macet di Jalur tengkorak," ungkap Kompol Suastika.
Ia menjelaskan empat kendaraan yang terlibat kecelakaan itu diantaranya
truk bemuatan tiang besi bernopol B 9120 UEL, truk tronton bernopol B 9802 BEH, Isuzu Box bernopol B 9376 KEU dan mobil Pickup L 300 DK 8126 BM sereta sebuah sepeda motor Yamaha Nmax DK 3785 GAZ.
Kecelakaan beruntun itu terjadi bermula dari truk khusus traktor B 9120 UEL yang dikemudikan Slamet melaju dengan kecepatan sedang datang dari arah barat jurusan Gilimanuk menuju arah timur jurusan Denpasar yang berjalan pada jalurnya.
Melintas di jalan turunan yang landai karena situasi depan macet, Truk tersebut tiba tiba kondisi rem tidak berfungsi dengan baik.
Untuk menghindari terjadinya kecelakaan yang lebih fatal, sopir truk Slamet asal Jawa Tengah berupaya membanting setir kendaraan ke kanan hingga melewati as jalan.
Kondisi itu membuat truk menyerempet sebuah sepeda motor yang didepannya. Tak hanya itu truk juga menabrak bagian belakang kendaraan khusus traktor head B 9802 BEH yang dikemudikan Rohmat yang sama-sama mengarah jurusan Denpasar, dan juga menabrak sebuah kendaraan Isuzu Box nopol B 9376 KEU yang dikemudikan Eye Suherlan yang saat itu datang dari arah berlawanan.
Akibat tertabrak, bagian belakang kendaraan khusus traktor head B 9802 BEH pun terdorong kedepan dan menabrak sebuah mobil Pickup Dk 8126 BM yang dikemudikan oleh Muhammad Subhan.
"Beruntun empat kendaraan sekaligus alami kecelakaan tepatnya di Jembatan Payan, Desa Antap Selemadeg," ungkapnya.
Maka saat itu pula kemacetan parah terjadi. Pasalnya jalur Denpasar-Gilimanuk di lokasi kejadian tidak dapat dilalui kendaraan. Karena kendaraan terlibat kecelakaan berada di badan jalan.
Selain evakuasi truk yang memakan waktu lama. Juga evakuasi sopir truk Slamet yang terjepit body truk. Ditambah adanya sopir mobil pickup yang juga terjepit oleh body mobil yang juga memakan waktu.
"Empat sopir kendaraan pasca kecelakaan itu dalam kondisi selamat. Hanya alami luka-luka dan kini tengah mendapat perawatan di rumah sakit," pungkasnya.
Tidak hanya itu kemacetan di Jalur Denpasar-Gilimanuk, Selasa pagi juga disebabkan sebuah truk bermuatan kertas yang oleng di Banjar Jelijih, Desa Megati, Selemadeg Timur.
Truk bermuatan kertas dan barang rongsokan plastik yang kondisi over kapasitas
oleng ke kiri. Malah macet ditengah jalan saat melintasi di tikungan tajam.
Kondisi truk bernopol S 9688 JH melintang disisi selatan badan jalan dan memicu sistem buka-tutup arus kendaraan.
Satuan Lantas Polres Tabanan bersama unit lantas Polsek Selemadeg Timur pun turun melakukan pengaturan lalu lintas secara intensif untuk mencegah kemacetan dan memastikan keamanan pengguna jalan di titik rawan tersebut.
Kondisi truk yang berhenti di jalur berlawanan menjadi fokus penanganan guna mengurangi risiko kecelakaan. Muatan truk yang mengangkut kertas diturunkan. Agar truk dapat dievakuasi.
Kapolsek Selemadeg Timur AKP I Dewa Made Pramantara mengatakan terhadap truk bermuatan kertas dan barang rongsokan sudah dilakukan penanganan.
Kemudian pihaknya juga sudah dilakukan pengaturan arus dilakukan di tikungan perbatasan Megati-Selemadeg.
Sembari menunggu proses penarikan truk. Upaya percepatan evakuasi dilakukan agar gangguan lalu lintas tidak berlangsung lama dan arus kembali normal.
Penarikan truk dilakukan pada pukul 09.00 Wita truk berhasil dievakuasi ke tempat aman. "Jalur Denpasar-Gilimanuk sudah kembali saat ini,” pungkasnya.***