Banjir Setinggi Bahu Orang Dewasa Rendam Perumahan Buana Permai, 7 KK Dievakuasi
Andre Sulla• Senin, 15 Desember 2025 | 01:54 WIB
Tim gabungan evakuasi 7 KK di kawasan Jalan Buana Permai, Jalan Buana Permai, Kelurahan Padangsambian, Kecamatan Denpasar Barat.
Radarbadung.jawapos.com– Hujan deras yang mengguyur Kota Denpasar sejak Sabtu (13/12) sore hingga Minggu (14/12) pagi, memicu banjir cukup parah di berbagai titik.
Salah satunya di kawasan Perumahan Buana Permai, Jalan Buana Permai, Kelurahan Padangsambian, Kecamatan Denpasar Barat.
Air meluap dan merendam permukiman warga dengan ketinggian mencapai bahu orang dewasa. Banjir mulai menggenangi kawasan tersebut sejak malam hari dan terus meningkat hingga pagi.
Akibatnya, aktivitas warga lumpuh total. Sejumlah warga terpaksa bertahan di lantai dua rumah masing-masing menunggu air surut.
Menyikapi kondisi tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar bergerak cepat bersama aparat Kepolisian, Babinsa Koramil 1611-07/Denbar, serta aparatur Kelurahan Padangsambian.
Tim gabungan langsung melakukan penanganan darurat dan evakuasi warga terdampak, khususnya lansia, anak-anak, serta warga yang sakit.
Sebanyak tujuh kepala keluarga (KK) di Blok IV Lingkungan Buana Permai dievakuasi menggunakan perahu karet ke lokasi yang lebih aman.
Proses evakuasi berlangsung cukup menantang karena derasnya arus air dan tingginya genangan.
Ketinggian air sudah setinggi pundak orang dewasa dan cukup membahayakan, terutama bagi warga yang tidak bisa berenang.
"Evakuasi kami prioritaskan untuk kelompok rentan,” ujar salah satu petugas BPBD di lokasi.
Kapolsek Denpasar Barat Kompol Laksmi Trisnadewi W., S.H., S.I.K., mengatakan bahwa selain membantu evakuasi, personel Polsek Denpasar Barat juga disiagakan untuk mengatur arus lalu lintas serta memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi banjir susulan.
“Hujan masih berpotensi turun. Kami minta warga tetap siaga dan mengikuti arahan petugas di lapangan,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, tidak ada laporan korban jiwa. Seluruh warga dari tujuh KK terdampak telah dievakuasi dengan selamat.
Petugas gabungan masih bersiaga di lokasi sambil memantau debit air dan mengantisipasi kemungkinan banjir susulan.
Di sisi lain, untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas sekaligus potensi bencana akibat cuaca ekstrem, Polsek Denpasar Selatan mengintensifkan patroli melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), Minggu (14/12) sekitar pukul 01.00 WITA.
Ini dipimpin langsung Kapolsek Denpasar Selatan AKP Agus Adi Apriyoga, S.I.K., M.H., didampingi Wakapolsek dan Perwira Pengawas AKP I Wayan Sudarsana, dengan melibatkan 15 personel.
Sejumlah titik rawan menjadi sasaran patroli, di antaranya Jalan Taman Pancing, sepanjang Jalan By Pass Ngurah Rai wilayah Denpasar Selatan, serta Jalan Raya Serangan.
Selain patroli hunting dan pencegahan kejahatan jalanan, petugas juga menyasar kelompok anak muda yang nongkrong hingga larut malam.
Personel memberikan imbauan kamtibmas agar tidak melakukan aksi trek-trekan, balap liar, maupun adu nyali di jalan raya.
Petugas juga melakukan pemeriksaan terhadap pengendara yang menggunakan kendaraan tanpa TNKB serta knalpot brong.
Tak hanya fokus pada aspek keamanan, patroli juga diiringi pemantauan wilayah rawan genangan dan potensi bencana, mengingat intensitas hujan yang cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir.
KRYD ini tidak hanya untuk menjaga kamtibmas, tetapi juga sebagai langkah preventif menghadapi cuaca ekstrem.
"Potensi banjir, pohon tumbang, dan gangguan lalu lintas harus kita antisipasi bersama,” tegas AKP Agus Adi Apriyoga.
Kapolsek mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan segera melapor jika terjadi keadaan darurat melalui layanan 110 atau langsung ke Polsek Denpasar Selatan.
"Ya, patroli berakhir pada pukul 02.30 Wita, situasi wilayah hukum Polsek Denpasar Selatan terpantau aman dan kondusif," tutupnya.***