Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

Warga Kesal karena Adanya Dugaan Korupsi, Kantor Perbekel Sudaji Disegel

Francelino Junior • Rabu, 17 Desember 2025 | 22:19 WIB
 
Suasana Kantor Perbekel Desa Sudaji yang sepi aktivitas akibat disegel warganya sendiri. Ini buntut kasus dugaan korupsi yang menyeret perbekelnya.
Suasana Kantor Perbekel Desa Sudaji yang sepi aktivitas akibat disegel warganya sendiri. Ini buntut kasus dugaan korupsi yang menyeret perbekelnya.

Radarbadung.jawapos.com- Kantor Perbekel Desa Sudaji, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng disegel warga pada Selasa (16/12) sekitar pukul 13.00 Wita.

Ini buntut dari ketidakpuasan massa, yang tidak mendapatkan jawaban jelas dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Buleleng, perihal tindak lanjut laporan kasus dugaan korupsi yang menyeret Perbekel I Made Ngurah Fajar Kurniawan.

Dari pantauan wartawan, Kantor Perbekel Desa Sudaji tampak sepi, tidak ada aktivitas di dalamnya.

Tampak dua unit mobil pikap sampah dan satu sepeda motor dinas terparkir di areal kantor.

Sejumlah spanduk aspirasi juga terpasang di depannya. Seperti: Masyarakat Desa Sudaji Sudah Muak Mempunyai Perbekel Koruptor, Segera Tangkap, Alat Bukti dan Saksi Sudah Sangat Cukup, Masihkah Kajari Tidur???

Kemudian ada juga: Niat Jahat, Mark Up dan Proyek Fiktif Sudah Terbukti, Kenapa Kajari Diam??. Lalu: Demi Keamanan Desa Sudaji Pak Kajari Segera Tangkap Perbekel Desa Sudaji Sebelum Terjadi Sesuatu Yang Lebih Besar.

Sebab penyegelan dilakukan dengan cara menutup pintu kantor dengan spanduk aspirasi, kemudian dua pintu gerbang digembok dan dipalang dengan spanduk dan kayu. Gembok pun dibawa oleh salah satu warga berinisial Gede B. Praktis aktivitas pemerintahan desa tidak dapat berjalan seperti biasa.

Baca Juga: Dari Penggerebekan Dua Bos Pengimpor Pakaian Bekas di Bali, Pasar Kodok Tabanan Mendadak Sepi

Padahal sehari sebelumnya atau pada Selasa (16/12) di Kantor Kejari Buleleng, sayup-sayup terdengar tindakan penyegelan itu urung dilakukan. Meskipun keinginan itu disampaikan secara terang-terangan di hadapan aparat.

”Penyegelan kantor ini dilakukan, karena warga Desa Sudaji merasa tidak puas dan tidak mendapat jawaban yang pasti dari Kejari Buleleng,” ujar Kasi Humas Polres Buleleng, IPTU Yohana Rosalin Diaz pada Rabu (17/12).

Polisi yang berada di lokasi karena ikut mengawal keberangkatan dan kepulangan massa, tidak dapat berbuat banyak.

Meskipun Kapolsek Sawan, AKP Ketut Budayana yang turun langsung di tengah massa yang emosi, telah memberikan imbauan dan saran serta dampak negatif penyegelan. 

Tetapi warga yang sudah terlanjur kecewa dan emosi, tidak menggubris perkataan polisi. Sehingga kayu-kayu panjang pun langsung melintang di gerbang Kantor Desa Sudaji.

Aksi ini berlangsung selama 30 menit, kemudian mereka membubarkan diri perlahan.

”Kondisi kantor masih tersegel. Warga menunggu jawaban dari Kajari Buleleng. Kami tetap melakukan pemantauan dan atensi situasi di lokasi,” tambah Kapolsek Sawan, AKP Ketut Budayana.

Sementara itu, Perbekel Desa Sudaji, I Made Ngurah Fajar Kurniawan belum memberikan jawaban, mengenai tindakan warga yang menyegel kantornya. Terlebih kantor tersebut berkaitan dengan urusan administrasi desa.***

Editor : Donny Tabelak
#Polres Buleleng #Desa Sudaji #kantor perbekel #kejari buleleng #korupsi