Jatuh dari Kapal, ABK KM Permata 32 Ditemukan Tewas di Pelabuhan Benoa
Andre Sulla• Rabu, 17 Desember 2025 | 23:28 WIB
ABK bernama Denis Muldini, 27, ditemukan tewas setelah terjatuh dari kapal di Pelabuhan Benoa.
Radarbadung.jawapos.com– Nasib tragis menimpa seorang anak buah kapal (ABK) bernama Denis Muldini, 27.
Nelayan asal Kabupaten Cianjur, Jawa Barat itu ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Dermaga Barat Utara Pelabuhan Benoa, Selasa (16/12) sekitar pukul 08.00 WITA.
Jenazahnya terselip di sela-sela kapal yang sedang sandar di depan PT Intimas Surya, Dermaga Barat Utara Pelabuhan Benoa, Denpasar Selatan.
Kasi Humas Polresta Denpasar Kompol I Ketut Sukadi menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi-saksi, peristiwa bermula sekitar pukul 03.25 WITA.
Saat itu lelaki yang merupakan ABK KM Permata 32 meminta izin kepada rekannya untuk menyeberang ke dermaga guna mengisi daya ponsel.
Korban saat itu membawa dua unit ponsel. Ketika melangkah dari kapal ke dermaga dan menginjak damprah atau penyangga kapal, korban terpeleset. "Ya, dia jatuh di sela-sela kapal dan dermaga,” ungkap Kompol Sukadi.
Saksi mata bernama Nuwanto, 27, sesama ABK, sempat berusaha memberikan pertolongan dengan melemparkan selang panjang ke arah korban. Namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil karena almarhum tidak mampu meraihnya. Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian.
Personel Polsek Benoa berkoordinasi dengan Basarnas untuk melakukan pencarian. Setelah beberapa jam penyisiran, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
“Korban ditemukan pada kedalaman sekitar tiga meter, posisi telungkup menghadap ke arah barat,” jelasnya.
Saat ditemukan, ia masih mengenakan kaos lengan panjang dan celana panjang warna hitam.
Di leher tergantung tas kecil, sementara di jarinya terdapat cincin perak. Hasil pemeriksaan awal oleh Tim Identifikasi Polresta Denpasar, tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau luka fisik yang mengarah pada tindak pidana.
Korban selanjutnya dievakuasi ke RSUP Prof. Dr. IGNG Ngoerah (Sanglah) untuk penanganan lebih lanjut.
“Kasus ini murni kecelakaan. Penanganan selanjutnya dilakukan oleh Unit Reskrim Polsek Benoa,” pungkas Kompol Sukadi.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya, menjelaskan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 03.30 WITA.
Informasi awal diterima Kantor SAR Denpasar pada pukul 06.30 Wita dari Polsek KP3 Pelabuhan Benoa.
“Begitu menerima laporan, petugas siaga SAR langsung berkoordinasi dengan Polsek KP3 Benoa dan Polairud Polda Bali untuk melakukan upaya pencarian,” ujarnya.
Identitas korban diketahui bernama Denis Muldini, sesuai kartu identitas, beralamat di Desa Bojong Larang, Kecamatan Cijati, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Sebanyak lima personel Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar segera diberangkatkan menuju lokasi kejadian.
Operasi pencarian dimulai dengan melakukan penyelaman di sekitar dermaga, sekitar pukul 07.50 WITA.
Koordinator Lapangan, Ari Yudanta, mengungkapkan korban berhasil ditemukan sekitar pukul 08.00 WITA.
“Korban ditemukan pada kedalaman kurang lebih tiga meter dari permukaan laut,” jelasnya.
Selanjutnya dimasukkan ke dalam kantong jenazah dan dievakuasi ke atas dermaga, kemudian jenazah dibawa ke RSUP Prof. Ngoerah menggunakan ambulans Dinas Kesehatan Provinsi Bali untuk penanganan lebih lanjut, sekitar pukul 10.00 WITA.
Unsur SAR gabungan yang terlibat dalam operasi ini meliputi 9 personel Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, 7 personel Polsek KP3 Pelabuhan Benoa.
"Selain itu, 2 personel Polairud Polda Bali, 2 personel Lanal Denpasar, rekan korban, serta masyarakat setempat," tutupnya.***