Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

Niat Jaring Ikan, Minggu Tenggelam di Pantai Kalanganyar

Francelino Junior • Rabu, 24 Desember 2025 | 17:20 WIB

 

Evakuasi jenazah Kadek Minggu yang tenggelam di Pantai Kalanganyar, Desa Banjarasem, Kecamatan Seririt pada Senin (22/12) sekitar pukul 12.00 Wita.
Evakuasi jenazah Kadek Minggu yang tenggelam di Pantai Kalanganyar, Desa Banjarasem, Kecamatan Seririt pada Senin (22/12) sekitar pukul 12.00 Wita.

Radarbuleleng.jawapos.com- Niat dua orang pria untuk menjaring ikan, ternyata berakhir duka.

Kadek Minggu, 48, warga Desa Tukadsumaga Kecamatan Gerokgak tenggelam di Pantai Kalanganyar, Desa Banjarasem, Kecamatan Seririt pada Senin (22/12) sekitar pukul 12.00 Wita.

Korban diketahui datang ke pantai tersebut bersama Ketut Ariasa, 45, warga Desa Tukadsumaga.

Saksi Ariasa menuturkan, ia dan Minggu yang sama-sama berasal dari wilayah yang sama, datang sekitar pukul 12.00 Wita. Keduanya juga diketahui tidak bisa berenang.

Saat kejadian, ia mendengar korban berteriak minta tolong dan melambaikan tangan dari tengah laut.

Karena tidak bisa berenang, Ariasa pun ikut berteriak minta tolong, sembari menarik jaring yang digunakan untuk menangkap ikan.

Anggapannya saat itu, Minggu pasti berpegangan pada benda tersebut, tetapi korban sudah hilang.

Baca Juga: Sudah 3 Pekan Bencana Aceh, Banyak Warga Pining Gayo Lues Masih Hidup dalam Kondisi Darurat

”Ariasa bersama dengan warga setempat yakni Putu Yasa, 45, warga setempat, sempat bersama-sama menarik jaring. Korban juga dicari menggunakan sampan tapi tidak ketemu. Peristiwa ini kemudian dilaporkan ke kantor desa setempat,” ujar Kasi Humas Polres Buleleng, IPTU Yohana Rosalin Diaz pada Selasa (23/12).

Saat teman korban melaporkan peristiwa tersebut, ternyata Yasa melihat korban sudah mengapung di sebelah timur muara. Saksi akhirnya membantu mengevakuasi korban menggunakan kayu.

Berdasarkan pemeriksaan tim medis dari Puskesmas Seririt II, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Tetapi pada korban terdapat tanda kekakuan mayat pada ekstremitas atas atau tangan, keluar busa dari mulut, belum terbentuk lebam mayat, dan pupil mata membesar.

”Keluarga menerima kejadian ini sebagai sebuah musibah dan meminta agar korban langsung ke rumah duka,” tandas IPTU Yohana.***

Editor : Donny Tabelak
#Polres Buleleng #pemancing tenggelam #Pantai Kalanganyar