Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

Heboh, Kapal Pengangkut Wisatawan Karam di Perairan Benoa

Andre Sulla • Senin, 29 Desember 2025 | 00:01 WIB

Kapal pinisi mewah karam di Benoa, Sabtu (27/12) kemarin.
Kapal pinisi mewah karam di Benoa, Sabtu (27/12) kemarin.
 

Radarbadung.jawapos.com– Sebuah kapal pinisi mewah SHARANDY OF DE SEAS yang mengangkut wisatawan selam (diving) dilaporkan tenggelam.
 
Kejadian berlangsung di perairan Benoa, Denpasar Selatan, Sabtu kemarin (27/12) sekitar pukul 12.00 WITA. Kejadian tersebut sempat mengundang kepanikan penumpang.
 
Informasi yang dihimpun menyebutkan, kapal pinisi tersebut sebelumnya bertolak dari pelabuhan sekitar pukul 10.00 WITA dengan tujuan menuju lokasi penyelaman di tengah laut.
 
Kapal mengangkut sejumlah wisatawan asing dan domestik, serta awak kapal (ABK).
 
Kapal diduga memasuki jalur perairan dangkal. Nahas, kapten kapal disinyalir belum sepenuhnya memahami kondisi dan jalur aman di kawasan tersebut.
 
Akibatnya, lambung kapal menghantam dasar laut yang dangkal. Benturan tersebut menyebabkan kapal oleng dan mulai kemasukan air. 
 
Kondisi kapal semakin miring hingga akhirnya tenggelam. Para penumpang dan ABK pun berupaya menyelamatkan diri.
 
Baca Juga: Rayakan Ulang Tahun ke 42, Slank Kumpulan Rp 500 Juta untuk Korban Bencana Alam di Sumatera
 
Sejumlah kapal dan perahu yang berada di sekitar lokasi kejadian segera mendekat untuk memberikan bantuan.
 
Proses evakuasi berlangsung cepat dengan memprioritaskan keselamatan para wisatawan diving dan seluruh ABK.
 
Hingga berita ini diturunkan, identitas kapal hingga penumpang dan ABK belum diketahui.
 
Dan kabar yang beredar, para wisatawan berhasil dievakuasi ke kapal lain dalam kondisi selamat.
 
Pihak terkait masih melakukan pendataan serta penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan laut tersebut.

Kasi Humas Polresta Denpasar, Kompol I Ketut Sukadi mengatakan, kapal tersebut saat kejadian dalam kondisi lego jangkar dan tengah menjalani proses perbaikan oleh sejumlah teknisi.

“Kapal tiba-tiba diterjang angin kencang dari arah barat disertai hujan lebat. Akibatnya kapal miring ke kiri dan perlahan tenggelam,” ujar Kompol Sukadi.

Saat kejadian, di atas kapal terdapat awak kapal serta delapan orang teknisi yang sedang melakukan servis.

Mereka diawasi oleh sejumlah kru, di antaranya Mualim II, KKM, juru minyak, dan kelasi kapal.

Menyadari kondisi darurat, seluruh kru dan teknisi segera meloncat ke laut untuk menyelamatkan diri.

“Para kru dan pekerja berhasil dievakuasi menggunakan kapal skoci dan dibawa ke daratan Pantai Serangan. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” tegasnya.

Petugas kepolisian yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan TKP serta meminta keterangan dari para saksi. 

Selain itu, Polresta Denpasar juga berkoordinasi dengan Syahbandar Wilayah Kerja Serangan guna penanganan lebih lanjut.

Hingga saat ini, kapal SHARANDY OF DE SEAS masih berada dalam kondisi tenggelam di perairan tersebut, dengan titik koordinat -8°43’13” LS dan 115°14’27” BT. 

Aparat gabungan terus memantau kondisi kapal untuk memastikan tidak mengganggu alur pelayaran maupun menimbulkan pencemaran laut akibat potensi tumpahan minyak.

“Rencana tindak lanjutnya, kami akan kembali berkoordinasi dengan Syahbandar terkait upaya pengangkatan kapal serta memonitor situasi di lokasi,” pungkas Kompol Sukadi.

Diketahui, seluruh dokumen kapal beserta identitas awak kapal ikut tenggelam bersama kapal. "Meski demikian, seluruh kru dan teknisi dipastikan dalam keadaan selamat," tutupnya.***

Editor : Donny Tabelak
#wisatawan #kapal karam #diving #pinisi #benoa