Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

Lapor Pak! Remaja Laki-laki Nyaris Dilecehkan Pria, Bahkan Sempat Dianiaya

Francelino Junior • Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:05 WIB
Kasi Humas Polres Buleleng, IPTU Yohana Rosalin Diaz jelaskan kronologi pelecehan seksual menyimpang, yang menimpa seorang pelajar.
Kasi Humas Polres Buleleng, IPTU Yohana Rosalin Diaz jelaskan kronologi pelecehan seksual menyimpang, yang menimpa seorang pelajar.

Radarbadung.jawapos.com- Seorang remaja pria inisial Putu E, 16, pelajar asal Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng bernasib sial.

Remaja laki-laki ini nyaris menjadi korban pelecehan seksual menyimpang.

Apesnya lagi, ia bahkan dianiaya oleh pelaku hingga mengalami luka.

Informasi yang dihimpun, peristiwa ini terjadi pada Selasa (13/1) sekitar pukul 23.00 Wita.

Awalnya, korban baru saja pulang dari rumah sakit untuk menjenguk kakeknya.

Tiba di Simpang Banyuning, ia dihampiri seseorang yang tidak dikenalnya.

Saat itu, pelaku mengajak remaja tersebut ke kosnya dengan dalih meminta pertolongan.

Baca Juga: Alih Fungsi Lahan Masif di Bali, Dewan Sentil Pemerintah karena Tak Punya Master Plan Tata Ruang

”Karena iba, korban mau ikut ajakan pelaku hingga tiba di area parkir kos sekitar Jalan Pulau Komodo, Kelurahan Banyuning, Kecamatan Buleleng,” ujar Kasi Humas Polres Buleleng, IPTU Yohana Rosalin Diaz pada Kamis (15/1).

Sampai di kamar kos, bukan pertolongan yang dimintanya, tetapi ajakan berbuat seksual menyimpang.

Pelaku mengajak korban dengan menunjukkan pesan singkat di ponsel miliknya.

Kaget dengan ajakan tak wajar itu, Putu E menolak, meskipun diiming-imingi sejumlah uang.

Ketika pelajar itu berusaha meninggalkan kamar kos tersebut, situasi mendadak berubah menjadi tindak kekerasan.

Pelaku diduga merampas dan melempar telepon genggam korban hingga rusak.

Tak hanya itu saja, pria tak senonoh itu menahan lengan remaja 16 tahun itu dan melakukan pukulan ke arah wajahnya.

”Pukulan itu mengakibatkan pendarahan pada hidung korban. Tak berhenti disitu, pelaku juga melakukan pemukulan secara berulang ke bagian kepala korban. Korban sempat berteriak minta tolong, tapi tidak ada warga yang melintas,” lanjut IPTU Yohana.

Akibat kejadian itu, selain mengalami luka fisik, korban mengalami kerusakan ponsel dengan total kerugian ditafsir mencapai Rp12 juta.

Orang tua korban yang tidak terima atas kejadian tersebut, kemudian melaporkannya ke Polres Buleleng.

Atas peristiwa ini, Kasi Yohana mengimbau masyarakat agar tetap waspada, khususnya saat berinteraksi dengan orang yang tidak dikenal.

Apabila mengalami atau mengetahui tindak kekerasan, diminta untuk segera melapor ke polisi.

”Saat ini perkara tersebut sedang dalam tahap penyelidikan,” tandasnya.***

Editor : Donny Tabelak
#pelecehan #Polres Buleleng #seks menyimpang #penganiayaan