Radarbadung.jawapos.com- Seorang ibu berinisial Komang R, 40, asal Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng ditemukan tak bernyawa di dasar jurang Air Terjun Tukad Tangis wilayah Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada pada Rabu (21/1).
Ia yang telah hilang selama dua hari, diduga mengakhiri hidup dengan melompat ke dasar jurang sedalam 40 meter.
Ia akhirnya ditemukan, berawal dari Made Putu Wibawa, 54, warga Desa Pegayaman yang mendapatkan informasi dari Ketut Suweca, 55, warga Desa Gitgit yang juga pamannya, melihat sepeda motor Honda Supra Fit dan sandal jepit diduga milik Komang R di jalan setapak dekat jurang.
Tak berlama-lama, informasi itu diteruskan ke temannya bernama Komang Etak.
Kabar itu dibenarkannya, kalau barang-barang tersebut adalah milik korban.
Wibawa lalu melaporkan ke kelian Banjar Dinas Gitgit, kemudian bersama-sama aparat dan masyarakat mencari keberadaan Komang R.
Baca Juga: Terkait Status Tersangka Kakanwil BPN Bali, Pasek Suardika Sebut Polda Bali Serampangan”Korban ditemukan pertama kali oleh Nyoman Arta di dasar jurang Air Terjun Tukad Tangis, di atas tumpukan ranting bambu dengan posisi tertelungkup, juga berpakaian lengkap,” ujar Kasi Humas Polres Buleleng, IPTU Yohana Rosalin Diaz pada Kamis (22/1).
Suami korban, Ketut S, 53, yang juga ikut dalam pencarian, langsung membawa jenazah istrinya dari dasar jurang dibantu warga.
Jenazah wanita 40 tahun itu langsung dibawa menuju rumah duka.
Dari pemeriksaan tim medis Puskesmas Sukasada II, tidak ditemukan adanya luka dan memar.
Hanya ada luka lecet ringan pada pinggang kanan, pantat kanan, dan telapak kaki kiri. Pihak keluarga menerima ikhlas peristiwa ini dan menolak melakukan otopsi.
”Korban sebelumnya dilaporkan tidak pulang ke rumah, ditemukan di dasar jurang pada hari kedua. Diduga korban meninggal karena bunuh diri ke jurang sedalam 40 meter,” lanjut Kasi Yohana.***