Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

Viral Aksi Ugal- ugalan Remaja di Jalan Puputan Renon, Polisi Periksa CCTV

I Wayan Widyantara • Kamis, 5 Februari 2026 | 17:48 WIB
 
 
 
Aksi Ugal-ugalan sejumlah remaja di Jalan Puputan Renon viral di media sosial. Kini, polisi memburu para remaja tersebut.
Aksi Ugal-ugalan sejumlah remaja di Jalan Puputan Renon viral di media sosial. Kini, polisi memburu para remaja tersebut.
 
Radarbadung.jawapos.com– Aksi ugal-ugalan di jalan raya kembali meresahkan masyarakat.
 
Kali ini, sekelompok remaja terekam melakukan konvoi dan aksi berbahaya di Jalan Puputan, Renon, Denpasar Timur, pada Rabu (4/2) malam.
 
Peristiwa tersebut mendadak viral setelah videonya tersebar luas di berbagai platform media sosial.
 
Dalam rekaman video yang beredar, tampak sejumlah remaja mengendarai sepeda motor jenis matic maupun manual sambil menggeber knalpot brong.
 
Beberapa pengendara terlihat berboncengan hingga tiga orang, bahkan ada yang melakukan aksi ekstrem dengan berdiri di atas motor sambil mengangkat helm saat kendaraan masih melaju.
 
Aksi tersebut dinilai sangat membahayakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
 
Ulah para remaja tersebut pun menuai beragam reaksi dari masyarakat. Banyak warganet menyayangkan aksi nekat tersebut karena dilakukan di jalan umum yang masih dilalui kendaraan lain, sehingga berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas dan gangguan keamanan.
 
Baca Juga: Truk Tronton Parkir Sembarangan di Badan Jalan, Pemotor Tewas di By Pass Ir Soekarno Tabanan
 
Menindaklanjuti kejadian itu, Polsek Denpasar Timur bersama Satuan Lalu Lintas Polresta Denpasar bergerak cepat untuk mengidentifikasi kendaraan dan para pelaku yang terlibat dalam aksi tersebut.
 
Langkah ini dilakukan sebagai bentuk respons terhadap keresahan masyarakat sekaligus penegakan aturan berlalu lintas.
 
Kapolsek Denpasar Timur saat dikonfirmasi pada Kamis (5/2) mengatakan, pihaknya saat ini masih melakukan penelusuran melalui rekaman kamera pengawas atau CCTV yang berada di sekitar lokasi kejadian.
 
”Kami juga sedang menelusuri CCTV untuk mendapatkan identitas kendaraan yang terlibat. Semoga cepat diketahui sehingga bisa cepat diberi tindakan,” ujarnya.
 
Selain melakukan upaya identifikasi, pihak kepolisian juga meningkatkan intensitas patroli, khususnya pada jam-jam rawan dan di ruas jalan yang kerap dijadikan lokasi konvoi maupun balap liar.
 
Baca Juga: Gangster Australia Dituntut 18 Tahun, Keluarga Korban Penembakan di Badung Minta Hakim Beri Putusan Setimpal
 
Peningkatan patroli ini dilakukan guna mencegah terulangnya kejadian serupa dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.
 
Kapolsek menegaskan bahwa patroli rutin tersebut merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
 
”Patroli ini merupakan wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman, sekaligus mencegah potensi gangguan kamtibmas, khususnya yang melibatkan pelajar,” ungkap perwira berpangkat melati satu tersebut.
 
Lebih lanjut, selain upaya penindakan, pihak kepolisian juga mengedepankan langkah preventif dan preemtif melalui imbauan keselamatan berlalu lintas.
 
Edukasi kepada masyarakat, terutama kalangan remaja, dinilai penting untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan di jalan raya.
 
Mantan Kabagops Polresta Denpasar ini juga mengajak peran aktif orang tua serta masyarakat untuk turut mengawasi dan membimbing para remaja agar tidak terlibat dalam aktivitas yang membahayakan keselamatan.
 
”Kami mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk terus berperan aktif dengan melaporkan setiap potensi gangguan kamtibmas di lingkungan masing-masing, sehingga dapat segera ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian,” pungkasnya.***
Editor : Donny Tabelak
#polresta denpasar #renon #Ugal ugalan #remaja trek-trekan #viral #balap liar #konvoi #Polsek Denpasar Timur