Radarbadung.jawapos.com- Video yang diunggah yayasan pencinta hewan memperlihatkan empat kucing diikat pada bagian leher.
Video itu viral di media sosial. Pihak yayasan sempat berdialog dengan pemilik kucing yang tinggal di Jalan Kebo Iwa Gianyar.
Pemilik kucing diberikan pilihan oleh yayasan. Pertama yayasan hanya membeli kucing seharga Rp 1 juta sejumlah 3 ekor dan mengevakuasi kucing itu.
Kedua, apabila pemilik kucing kembali tepergok mengikat kucing, akan dilaporkan ke polisi.
Menindaklanjuti informasi itu, Unit Reskrim Polsek Gianyar bersama Polsek Sukawati bergerak melakukan penyelidikan ke lokasi kejadian.
Petugas segera mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan melakukan klarifikasi terhadap pemilik kucing berinisial IGAI, 45.
Dari hasil klarifikasi, diketahui bahwa yang bersangkutan mengikat empat ekor kucing peliharaannya sekitar pukul 08.30 Wita karena belum memiliki kandang dan khawatir kucing tersebut akan kabur.
Sekitar pukul 09.00 Wita, pihak Yayasan Rumah Singgah Clow yang menerima laporan masyarakat turut mendatangi lokasi.
Dalam penanganan kejadian tersebut, Polsek Gianyar telah mengambil langkah-langkah cepat berupa pendataan identitas, permintaan keterangan pemilik hewan, patroli siber (cyber patrol) terhadap informasi yang beredar, serta memberikan imbauan dan pembinaan kepada pemilik kucing.
Setelah diberikan pembinaan, pemilik kucing telah melepaskan ikatan terhadap kucing yang masih berada di rumahnya.
Sementara itu, apolsek Sukawati, Kompol I Nyoman Wiranata, didampingi Perwira Pengawas (Pawas) IPTU I Wayan Kariawan bersama personel piket fungsi, langsung mendatangi Yayasan Rumah Singgah Clow di Banjar Peninjoan, Desa Batuan, untuk melakukan klarifikasi dan memastikan situasi tetap kondusif.
Dari hasil pengecekan, polisi memastikan bahwa tiga ekor kucing yang telah diamankan oleh yayasan.
Kucing telah dibawa ke Klinik Hewan Amore di Jalan Imam Bonjol, Denpasar, guna menjalani pemeriksaan kesehatan dan perawatan lanjutan.
Selain itu, kepolisian juga telah melakukan koordinasi dengan Polsek Gianyar serta melakukan pemantauan intensif di media sosial untuk memastikan informasi yang beredar tetap sesuai fakta dan tidak memicu kesalahpahaman di tengah masyarakat.
”Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang, bijak, dan mengedepankan komunikasi serta penyelesaian secara humanis. Kepolisian akan terus hadir untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif,” tegasnya.***