Radarbadung.jawapos.com– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan menargetkan sebanyak 2.973 unit lampu penerangan jalan umum (LPJU) baru bakal dipasang di Tabanan, Bali.
Ribuan LPJU selain dipasang pada jalan umum juga akan menyentuh pelosok jalan pedesaan dan kabupaten.
Rencana pemasangan LPJU ini masuk dalam program Tabanan Terang dengan menjadikan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) sebagai infrastruktur penunjang utama.
Selain untuk mempercantik esetika wajah kota dan kawasan perbatasan.
Program Tabanan Terang akan mulai dijalankan pada akhir 2027 mendatang dan akan berakhir pengerjaan pemasangan LPJU ini tahun 2028 mendatang.
Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Bappeda Tabanan, I Putu Chandra Pradana Giri, menjelaskan program ini berawal dari keinginan Bupati I Komang Gede Sanjaya yang ingin wajah kota tertata secara fisik di bagian tengah maupun perbatasan.
Program Tabanan Terang kemudian dihadirkan sebagai sisi lain dari pembangunan yang sudah berjalan sebelumnya.
“Ini sisi berbeda. Kalau kemarin infrastruktur fisik. Kalau yang sekarang ini (Tabanan Terang) infrastruktur penunjang,” ujar Chandra, Kamis (12/2).
Selain untuk mempercantik estetika kawasan, pengadaan lampu ini sangat penting guna menunjang keselamatan warga dan pengendara yang melintas.
Pentingnya pencahayaan jalan yang cukup ini juga mengingat wilayah Tabanan menjadi perlintasan utama jalur nasional yang rawan kecelakaan.
“Karena di Tabanan dilalui jalur Denpasar-Gilimanuk yang selama ini dikenal sebagai jalur tengkorak” jelasnya.
Selain jalur Denpasar-Gilimanuk, prioritas program Tabanan Terang dengan jumlah LPJU sebanyak 2.793 titik ini juga akan disebar di jalan-jalan protokol, arteri, ibu kota kecamatan, hingga tempat wisata.
Berdasarkan pemetaan awal, Pemkab merencanakan pemasangan di ribuan titik strategis yang tersebar di berbagai wilayah.
“Kami merencanakan target pemasangan sementara sesuai pemetaan awal 2.793 titik” ungkap Chandra.
Disisi lain Data sementara bahkan mencatat kebutuhan peremajaan hingga ke area perumahan bisa mencapai lebih dari 12 ribu unit.
Meski demikian, Chandra menegaskan bahwa rencana besar ini masih dalam tahap pematangan konsep.
Program ini rencananya akan menggunakan pola Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) unsolicited atau yang diprakarsai oleh pihak swasta.
Calon investor nantinya wajib merancang studi kelayakan sendiri dan tetap harus mengikuti mekanisme lelang untuk merealisasikan program tersebut.
Pemerintah menargetkan proyek penerangan jalan ini dapat tuntas dan dinikmati masyarakat dalam beberapa tahun ke depan.
“Program Tabanan Terang direalisasikan di akhir 2027 mendatang, sehingga pada awal 2028 sudah beroperasi dan selesai dikerjakan,” tandasnya.***