Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

Tiga Jambret Sadis yang Menewaskan Wanita di Badung Berhasil Dibekuk, Satu Nyaris Kabur ke Jawa

I Wayan Widyantara • Senin, 16 Februari 2026 | 07:10 WIB
Tiga terduga pelaku penjambretan maut di Jalan Pengubengan Kauh  Kuta Utara, Badung, saat diamankan untuk menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Badung, Jumat (13/2) lalu.
Tiga terduga pelaku penjambretan maut di Jalan Pengubengan Kauh Kuta Utara, Badung, saat diamankan untuk menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Badung, Jumat (13/2) lalu.
 
Radarbadung.jawapos.com– Pelarian tiga pelaku penjambretan maut yang merenggut nyawa seorang perempuan di Jalan Pengubengan Kauh, Kerobokan Kelod, Kuta Utara, akhirnya kandas.
 
Setelah diburu selama sepekan, tim gabungan dari Polsek Kuta Utara dan Polres Badung berhasil membekuk ketiganya pada Jumat (13/2).
 
Penangkapan dilakukan di lokasi berbeda. Dua terduga pelaku diringkus di wilayah Denpasar Selatan, sementara satu pelaku lainnya disergap di Tabanan saat diduga hendak melarikan diri ke luar Bali menuju Pulau Jawa.
 
Ketiganya langsung digelandang ke Markas Polres Badung untuk menjalani pemeriksaan intensif.
 
Kapolsek Kuta Utara, Kompol I Ketut Agus Pasek Sudina, membenarkan keberhasilan pengungkapan kasus tersebut.
 
Ia menyatakan bahwa pihaknya masih mendalami peran masing-masing pelaku dalam aksi penjambretan yang berujung maut itu.
 
”Proses pengembangan masih berjalan,” ujarnya singkat saat dikonfirmasi, Minggu (15/2).
 
 
Terpisah, PS Kasubsi Penmas Sihumas Polres Badung, Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti, menegaskan bahwa rangkaian penyelidikan yang dilakukan aparat telah menemukan titik terang.
 
Menurutnya, kerja keras tim di lapangan membuahkan hasil setelah polisi mengantongi identitas para pelaku.
 
”Rekaman CCTV dan keterangan saksi sangat membantu dalam mengidentifikasi para pelaku. Barang bukti sudah kami kantongi untuk memperkuat proses hukum,” jelasnya.
 
Dari tangan para terduga pelaku, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan aksi kejahatan tersebut.
 
Selain rekaman kamera pengawas, aparat juga menyita barang-barang lain yang diduga digunakan saat menjalankan aksinya.
 
Namun, kepolisian belum merinci secara detail jenis barang bukti tersebut karena masih dalam tahap pengembangan penyidikan.
 
Kasus ini sebelumnya menggemparkan warga Kuta Utara. Korban, Juhaeryah Velina (46), dinyatakan meninggal dunia usai menjadi korban penjambretan pada Sabtu malam (7/2).
 
Peristiwa itu terjadi di Jalan Pengubengan Kauh, kawasan padat penduduk yang juga dikenal sebagai jalur penghubung utama di wilayah Kerobokan Kelod.
 
 
Berdasarkan informasi yang dihimpun, saat kejadian korban diduga menjadi sasaran penjambretan oleh para pelaku yang beraksi menggunakan sepeda motor.
 
Aksi tersebut menyebabkan korban terjatuh dan mengalami luka serius hingga akhirnya meninggal dunia.
 
Insiden tragis itu memicu keresahan masyarakat sekitar, terutama karena terjadi di kawasan yang relatif ramai.
 
Berbekal rekaman CCTV dari sejumlah titik di sekitar lokasi kejadian serta keterangan saksi mata, aparat kepolisian bergerak cepat melakukan penyelidikan intensif. Pengejaran dilakukan lintas wilayah, termasuk penyisiran tempat-tempat yang diduga menjadi lokasi persembunyian pelaku.
 
Upaya tersebut membuahkan hasil ketika dua pelaku berhasil dilacak di Denpasar Selatan.
 
 
Sementara satu pelaku lainnya terdeteksi berada di wilayah Tabanan dan diduga hendak meninggalkan Bali melalui jalur penyeberangan menuju Pulau Jawa.
 
Aparat segera melakukan penyergapan sebelum pelaku sempat melarikan diri.
 
Saat ini, ketiga terduga pelaku telah ditahan di Polres Badung untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku.
 
Penyidik masih mendalami kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain serta motif di balik aksi penjambretan tersebut.
 
Keberhasilan pengungkapan kasus ini menjadi bukti keseriusan aparat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Badung, khususnya dari aksi kriminalitas jalanan yang meresahkan masyarakat.
 
Polisi juga mengimbau warga agar tetap waspada saat beraktivitas, terutama pada malam hari, serta segera melapor jika menemukan hal-hal mencurigakan di lingkungan sekitar.
 
Kasus penjambretan maut ini menjadi pengingat bahwa kejahatan jalanan tidak hanya menimbulkan kerugian materiil, tetapi juga dapat merenggut nyawa.
 
Aparat memastikan proses hukum akan berjalan tegas dan transparan guna memberikan rasa keadilan bagi keluarga korban sekaligus efek jera bagi pelaku kejahatan serupa.***
Editor : Donny Tabelak
#polres badung #jawa #Polsek Kuta Utara #jambret ditangkap