Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

'Merayu Tuhan' lewat Santapan Gratis, Rumah Makan di Denpasar Ini Sediakan 300-400 Porsi Per Hari

Marsellus Nabunome Pampur • Sabtu, 21 Februari 2026 | 10:54 WIB

Tampak sejumlah warga mengantre untuk mendapatkan makanan gratis di Denpasar Barat.
Tampak sejumlah warga mengantre untuk mendapatkan makanan gratis di Denpasar Barat.

Radarbadung.jawapos.com- Setiap hari, rumah makan di Jalan Mahendradatta, sebelah Pasar Banyu Asri, Denpasar Barat selalu ramai didatangi ratusan warga.

Berbeda dengan rumah makan pada umumnya, tempat ini menyajikan makanan tanpa dipungut bayaran sama sekali.

Aksi baik ini diinisasi oleh I Putu Gde Indra Yudha, pengelola perusahaan bidang manajemen.

Rumah makan gratis yang sudah beroperasi lebih dari dua minggu merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan yang dikelolanya sekaligus sebagai cara untuk "merayu Tuhan" dengan menginvestasikan kebaikan.

"Ini merupakan bagian dari CSR perusahaan yang saya kelola. Saya ingin merayu Tuhan saja," katanya di lokasi rumah makan tersebut, Selasa lalu (17/2).

Sebelumnya, perusahaannya telah memberikan bantuan paket sembako setiap tahun sejak 2012, terutama di pemukiman pemulung seperti di TPA Suwung, Denpasar.

"Di tahun 2026, terbesitlah ide untuk membuka rumah makan gratis ini," ujarnya.

Ruko yang digunakan sebagai lokasi telah dikontrak selama dua tahun dengan kemungkinan akan diperpanjang.

Pengelola rumah makan, Dicky, menjelaskan bahwa tempat ini mulai beroperasi awal Februari 2026, buka setiap hari pukul 09.00 hingga 14.00 WITA.

Jelang Ramadhan, jam operasional akan diubah menjadi pukul 18.00 hingga 21.00 WITA.

"Dulu hanya sekitar seratusan porsi per hari, sekarang meningkat menjadi 200 hingga 300 porsi, bahkan bisa mencapai 400 porsi," bebernya.

Tidak ada syarat khusus bagi siapa pun yang ingin menikmati santapan gratis, semua kalangan dan agama diperbolehkan.

Menu yang disajikan setiap hari beragam, mulai dari ayam sisir, telur, sayuran, mie, sayur asem, hingga pindang sambal ijo.

Tak hanya itu, lauk pendamping seperti krupuk dan es teh juga disediakan secara gratis, dengan semua hidangan dijamin halal.

Sebanyak empat koki profesional dan tiga helper mengolah masakan setiap hari.

Dalam waktu dua minggu beroperasi, aksi ini telah memantik reaksi positif dari masyarakat.

Banyak warga yang mampu memberikan donasi berupa beras, telur, sayuran, daging, tahu, tempe, dan bahan lainnya untuk diolah menjadi hidangan gratis.

"Banyak masyarakat Bali yang sudah mulai berbondong-bondong memberikan donasi bahan baku. Rata-rata setiap hari donasinya datang," tandas Dicky.

Dia berharap kebaikan yang ditebarkan bisa menular dan memberikan manfaat bagi lebih banyak orang.***

Editor : Donny Tabelak
#rumah makan gratis #tpa suwung #donasi #Merayu Tuhan #makan gratis