Radarbadung.jawapos.com– Meski telah melakukan mutasi jabatan eselon II pada Rabu (18/2), Pemerintah Kabupaten Tabanan masih menghadapi 7 posisi kepala dinas dan badan yang belum terisi secara definitif.
Saat ini, jabatan-jabatan tersebut diemban oleh pelaksana tugas (Plt).
Ditemukan setidaknya lima posisi jabatan yang masih kosong, antara lain Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD), Kepala Dinas Koperasi, UMKM dan Tenaga Kerja, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Sekretaris Dewan (Sekwan) Tabanan, serta Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.
Selain itu, dua posisi lainnya yaitu Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) juga masih lowong setelah proses mutasi.
Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, menyampaikan bahwa usulan pengisian jabatan telah diajukan ke Badan Kepegawanan Nasional (BKN).
"Kalau rekomendasinya turun segera, kami akan isi jabatan eselon II yang kosong tersebut," katanya.
Sanjaya menekankan bahwa calon pejabat yang akan terpilih harus memiliki kompetensi yang sesuai.
"Harus yang paham terhadap pekerjaannya," jelasnya.
Sekretaris Daerah (Sekda) Tabanan, I Gede Susila, menjelaskan bahwa mutasi awal tahun 2026 ini diberikan kepada pejabat yang telah lulus uji kompetensi sebelumnya.
"Bertahap kami lakukan pengisian jabatan yang masih lowong. Saat ini, 7 posisi kepala OPD diisi oleh Plt," ujarnya.
Untuk jabatan yang menjadi perhatian publik seperti DLH yang menangani penanganan sampah dan Satpol PP yang mengawasi tata ruang, Pemkab akan segera menunjuk Plt.
"Ini sedang berproses. Sambil menunggu, akan ditempatkan Plt, bisa dari asisten atau kepala perangkat daerah lainnya," jelas Susila.
Ia memperkirakan seluruh jabatan kosong akan terisi melalui seleksi terbuka (selter) agar proses pengisian dapat dilakukan secara serentak.***
Editor : Donny Tabelak