Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

Waspada Cuaca Ekstrem! Lima Musibah Bencana Alam Terjadi di Tabanan, Beruntung Tak Ada Korban Jiwa

Juliadi Radar Bali • Selasa, 24 Februari 2026 | 09:46 WIB

Bencana tanah longsor, pohon tumbang hingga banjir terjadi di kabupaten Tabanan, Bali. Beruntung tidak ada korban jiwa.
Bencana tanah longsor, pohon tumbang hingga banjir terjadi di kabupaten Tabanan, Bali. Beruntung tidak ada korban jiwa.

Radarbadung.jawapos.com- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tabanan mengingatkan masyarakat akan potensi cuaca ekstrem yang masih mengintai hingga akhir Februari 2026, tepat pada fase awal bulan Ramadhan.

Berdasarkan analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah III Denpasar, kondisi cuaca ekstrem dengan musim hujan diperkirakan berlangsung mulai 22 Februari mendatang.

Wilayah Tabanan khususnya masih dalam status siaga, dengan potensi hujan lebat disertai angin kencang dan petir.

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Tabanan, I Putu Trisna Widiatmika, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyebarkan pengumuman untuk mengingatkan masyarakat agar tetap waspada.

"Kami tegas ingatkan masyarakat untuk waspada, karena wilayah Tabanan masih diguyur hujan lebat dalam sepekan ini sesuai hasil analisa BMKG," ujarnya pada Senin (23/2).

Baca Juga: Teror Kantor BPJS Denpasar Sarat Muatan Politik, Direktur LABHI Bali Ariel Suardana: Sudah Direncanakan Matang

Dalam beberapa hari terakhir, tercatat lima musibah bencana alam terjadi akibat cuaca ekstrem tersebut.

Antara lain pohon tumbang yang menutupi jalan di Banjar Dinas Jadi, Desa Banjar Anyar Kediri; tanah longsor yang menimpa rumah warga di Desa Belimbing, Pupuan; tanah longsor yang menghalangi jalan di Desa Biaung, Penebel; serta longsoran tanah sepanjang 5 meter dan tinggi 4 meter yang menutupi Jalan Desa Pupuan Sawah menuju Desa Wanagiri.

Selain itu, jalan alternatif jembatan penghubung Desa Antap dengan wilayah Soka Selemadeg juga mengalami kerusakan.

Beruntungnya, seluruh peristiwa bencana alam tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.

BPBD Tabanan telah melakukan penanganan material longsoran tanah dan memberikan bantuan kepada korban musibah.

Masyarakat diimbau untuk selalu memantau informasi cuaca secara berkala, terutama sebelum melakukan perjalanan jauh, serta menghindari berteduh di bawah pohon saat cuaca ekstrem terjadi.

Potensi bencana seperti tanah longsor, pohon tumbang, dan banjir masih bisa terjadi kapan saja.***

Editor : Donny Tabelak
#longsor #cuaca ekstrem #BPBD Tabanan #BMKG Denpasar #pohon tumbang #banjir