Radarbadung.jawapos.com– Warga yang berada di Kawasan Pasar Buleleng terkejut oleh insiden mengerikan pada Minggu (8/3) pagi.
Seekor anjing liar yang diperkirakan terinfeksi rabies menyerang secara acak warga yang sedang beraktivitas, menyebabkan 15 orang cedera sebelum hewan tersebut berhasil dilumpuhkan oleh pecalang setempat.
Insiden dimulai sekitar pukul 07.00 WITA, ketika pecalang Banjar Adat Delod Peken sedang mengatur parkir di sekitar Puri Kanginan Singaraja.
Mereka mengamati seekor anjing liar dengan gerakan mencurigakan mulai mengganggu pengunjung pasar.
Lurah Kendran, Made Sumardika, menjelaskan bahwa upaya awal untuk mengusir hewan tersebut justru memicu agresivitasnya.
"Begitu diusir, anjing itu malah menyerang warga yang sedang berbelanja atau beraktivitas di pasar," ungkapnya.
Setelah menyerang di area pasar, anjing itu melarikan diri ke arah Kampung Singaraja dan kembali menyerang warga di sekitar Masjid Nurul Mubin.
Karena terus memakan korban, pecalang akhirnya mengambil tindakan tegas dengan melumpuhkan hewan tersebut hingga mati.
Para korban segera dievakuasi ke RSUD Buleleng.
Mayoritas merupakan warga dari Liligundi, Kelurahan Paket Agung, dan Kendran.
Salah satu korban, Nyoman Aryani, 58, harus menjalani perawatan intensif setelah mengalami patah tulang tangan kiri saat mencoba menghindari serangan.
Kepala Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan Buleleng, Gede Melandrat, mengkonfirmasi peristiwa tersebut.
Tim dokter hewan dari Puskeswan Kecamatan Buleleng telah mengambil sampel otak anjing untuk diuji di laboratorium.
"Meskipun hasil uji belum keluar, berdasarkan perilaku dan agresivitasnya, dugaan kuat hewan tersebut terinfeksi rabies," tegasnya.
Sebagai antisipasi, pihaknya akan segera melakukan vaksinasi massal untuk anjing-anjing di wilayah sekitar.
Masyarakat juga diimbau untuk segera melapor ke pihak berwenang jika menemukan hewan dengan gejala serupa.***
Editor : Donny Tabelak